Akreditasi Paripurna dan Pelayanan Bintang Lima di RS Konawe

Tampilan dari depan BLUD RS Konawe yang bak hotel berbintang (foto: Mas Jaya / tribunkonawe.com)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit (RS) Konawe kembali memberikan prestasi membanggakan. Di bawah kepemimpinan dr. H.M. Agus Lahida, MMR., RS termegah di Sultra ini berhasil meraih Akreditasi Tingkat Paripurna atau Bintang Lima.

Pernghargaan tersebut diberikan oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS). RS Konawe dianggap telah memenuhi Standar Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) edisi 1 tahun 2018. Untuk memperoleh predikat paripurna tersebut, RS Konawe harus memenuhi 16 bab akreditasi, 338 standar penilaian dan 1354 elemen penilaian.

Ketua Tim Akreditasi BLUD RS Konawe, dr. Hilma Yuniar Thanmrin, M. Kes., Sp. PK menerangkan, keenambelas bab yang jadi standar penilaian, diantaranya standar keselamatan pasien, akses menuju RS, hak pasien dan keluarga, pelayanan pasien dan anasetesi, pelayanan kefarmasian dan obat, pencegahan dan pengendalian infeksik, tata kelola dan manajemen, manajemen fasilitas kerja di RS dan beberapa poin lainnya.

Dari (kiri) Direktur, dr. H.M. Agus S. Lahida, MMR; Ketua Tim Akreditasi dr. Hilma Yuniar Thamrin, Sp.PK; Wakil ketua Ns. Armia Rahayu, S.Kep, MM dan Humas, Harmina, SKM dalam sebuah konfrensi pers (foto: Mas Jaya / tribunkonawe.com)

Ia menerangkan, persiapan untuk akreditasi sudah dimulai sejak 2014. Namun pihaknya kemudian menemukan berbagai kendala. Keseriusan pengurusan akreditasi kemudian dimulai sejak gedung baru BLUD RS Konawe digunakan.

“Sebelum survei pemantapan kegiatan akreditasi, BLUD RS Konawe telah mengikuti berbagai persiapan. Seperti bimbingan langsung dr KARS oleh RS Sangla Bali hingga melakukan survei simulasi dari KARS,” terangnya.

Sementara itu, dr. Agus yang merupakan Drektur RS menghaturkan terimakasi kepada segenap komponen di RS atas tercapainya akreditasi paripurna tersebut. Menurutnya, semuanya turut andil atas capaian tersebut, mulai dari dokter, perawat hingga cleaning servicesnya.

Agus menambahkan, manfaat dari akreditasi paripurna banyak. Selain untuk pelayanan yang maksimal kepada warga Konawe, juga menjadikan RS berpeluang untuk mendapat bantuan-bantuan yang lebih besar dari pemerintah pusat.

Direktur BLUD RS Konawe dalam acara syukuran atas predikat Akreditasi Paripurna yang telah diraih (foto: Asri untuk tribunkonawe.com)

“Manfaat untuk masyarakat atau pasien itu yang utama. Dengan akreditasi ini, kami akan menjaga kualitas pelayanan dengan memberi pelayanan bintang lima kepada pasien tanpa terkecuali, termasuk pemegang kartu BPJS Kesejatan,” jelasnya.

Salah satu contoh pelayanan yang diterapkan adalah pelayanan yang lebih humanis. Di mana, setiap perawat dan dokter ketika berhubungan dengan pasiennya akan selalu memperkenalkan diri terlebih dulu sebelum memberi tindakan.

“Ini penting sebagai sebuah penghargaan terhadap pasien, dan pasien juga bisa mengenal siapa tenaga medis yang menangani dirinya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, predikat akreditasi paripuna ini akan berlaku hingga tahun 2022. Selama tahun berjalan akan terus dilakukan survei verifikasi hingga reakreditasi kembali dilakukan.

Di Sultra sendiri baru dua RS yang mencapai akreditasi paripurna edisi 16 bab, yakni RS Konawe dan RS Siloam Baubau. Sedangkan untuk RS Bahteramas Sultra, juga pernah mencapai akreditasi paripurna tahun 2012 lalu, namun dengan edisi 14 bab.

Untuk akreditasi yang 16 bab, dr. Agus mengaku kalau predikat paripurna baru diperoleh sebagaian kecil RS di Indonesia. Katanya, masih bisa dihitung jari dan RS Konawe adalah salah satunya.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here