Amankan Kunjungan Dubes Negara Sahabat, Polres Konawe Siapkan 105 Personil

Kapolres Konawe AKBP Muhammad Nur Akbar, SH, S.IK, MH (foto: tribunkonawe.com)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Kepolisian Resort (Polres) Konawe menyiapkan 105 personelnya untuk mengamankan acara di Kampung Sagu, Desa Labela, Kecamatan Besulutu. Rencananya, Konawe bakal menerima kunjungan dari beberapa Duta Besar (Dubes) negara sahabat dan perwakilan organisasi internasional.

Kunjungan yang dibungkus dalam program Diplomatic Tour itu, digelar sebagai rangkaian Hari Pangan Sedunia (HPS), yang jatuh pada Jumat (1/11/2019). Di Indonesia HPS sudah digelar ke-39 kali. Sementara, di tingkat dunia sudah digelar ke-74 tahun.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Konawe Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad Nur Akbar, SH, S.IK, MH mengatakan, dalam mengamankan kunjungan tersebut, pihaknya akan mengerahkan sedikitnya 105 personel dari semua Unit kerja.

“Ini tanggung jawab Polri, kami akan memastikan keamanan tamu kita sampai acara selesai,” kata Perwira Menengah Polisi berpangkat dua Melati di pundak ini, Kamis (31/10/2019).

Menurut mantan Kapolsek Panakukang Kota Makassar ini, Polres Konawe bersama jajaran akan melalukan pengamanan berlapis demi lancarnya kegiatan dimaksud.

“Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Mari kita jaga nama baik kita punya daerah, Konawe aman damai dan kondusif,” imbaunya.

Diketahui, Kawasan Kampung Sagu Desa Labela Kecamatan Besulutu merupakan proyek bantuan FAO Indonesia yang dimulai tahun 2016 hingga 2018 dengan pendampingan agronomis dan pengolahan sagu secara modern dan menghasilkan Tepung Sagu yang dikelola dengan model Kelompok Usaha Sagu yang bermitra dengan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Desa Labela.

Proses produksi tepung di pabrik ini baru berjalan pada bulan Juni tahun 2018 hingga Tahun 2019 ini dengan menghasilkan sebanyak sekitar 2,5 Ton Tepung Sagu Basah dan 3 Ton Tepung Sagu Kering.

Jumlah produksi tersebut belum maksimal dihasilkan karena masih terbatasnya kemampuan daya olah mesin parut yang ada dan terlambatnya suplay bahan baku.

Untuk itu, dengan adanya kunjungan Duta Besar Negara Sahabat dan Diplomatic Tour ini pemerintah daerah mengharapkan Pengembangan dan Peningkatan Peran Sagu menjadi Sumber Pangan dapat berkelanjutan.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here