Asmara di Ujung Badik: Gadis di Konut Tewas Ditikam Pacar

ilustrasi

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Hubungan asmara dua sejoli asal Konawe Utara (Konut) berakhir memulikan. Rahmat (23) tega menghujani badiknya ke tubuh sang ke kasih, Nurmin (18) hingga tewas.

Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar, melalui Kasar Reskrim, Iptu Rachmat Zam Zam menuturkan, kejadian itu bermula saat Rahmad mengajak Nurmin untuk ketemuan di kamar kosnya sekira pukul 15.00 Wita. Namun, hingga malam tiba, Nurmin tak kunjung datang.

Rahmad pun kesal dan keluar mencari pacarnya sekira pukul 21.00 Wita. Ia pun mendapati Nurmin di depan Gazebo SMA Negeri 1 Langgikima.

Rahmad langsung menghampiri pacarnya dan bertanya, mengapa ia belum pulang ke rumah. Mengingat malam sudah cukup larut.
Nurmin menimpali, ia takut pulang karena takut dimarahi orang tuanya.

Rahmad pun langsung menawarkan diri untuk mengantarkan Nurmin pulang ke rumah. Keduanya akhirnya jalan dengan menggunakan sepeda motor masing-masing.

Tersangka pembunuhan, Rahmad (foto: istimewa/tribunkonawe.com)

Dalam perjalanan pulang, Nurmin tiba-tiba berhenti di sebuah pertigaan. Rahmad pun ikut berhenti dan langsung turun dari kendaraannya. Ia kemudian langsung menaiki sepeda motor milik Nurmin dan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

Saat di TKP, Rahmad melihat sekelilinnya sunyi. Ia langsung melancarkan aksi bejatnya dengan langsung mencium Nurmin. Tak terima, Nurmin langsung membalasnya dengan tamparan keras.

“Kamu itu sudah lama saya tunggu di kamar, baru saya cium sudah marah,” kata Rahmat sambil marah-marah.

“Kenapa ka kamu begitu,” timpal Nurmin kesal.

Rahmad yang sudah kalap langsung mendekap Nurmin dari belakang sembari mencabut badiknya yang ada di pinggan sebelah kiri. Badik dengan panjang 15 cm itu pun langsung dihujamkan ke dada kiri Nurmin.

Saat Nurmin hendak menoleh ke belakang, Rahmad langsung menghujamkan tikaman keduanya tepat di lehar kiri Nurnim. Gadis kelas sebelas SMA itu pun langsung tersungkur ke tanah. Rahmad pun kembali menghujani badiknya ke tubuh pacarnya.

Melihat Nurmin sudah tidak berdaya, Rahmad langsung mengangkat membuangnya ke parit perkebunan kelapa sawit, yang jarangnya hanya tiga meter dari tempat terjatuhnya Nurmin.

“Setelah korban tidak berdaya, pelaku mengangkat dan membuang korban ke Parit perkebunan sawit (sungai kecil) yang cuma sekitar 3 meter dari terjatuhnya korban,” paparnya.

Tersangka pembunuhan telah diamankan polisi sehari setelah kejadian, Kamis (7/11/2019). Di hadapan Polisi, tersangka membawa korban ke TKP karena berniat ingin menggauli korban. Adapun motif pelaku dalam membunuh, karena merasa sakit hati setelah ditampar korban.

Hari ini (15/11/2019) pelaku pembunuhan sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Konawe.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here