Bawaslu Konawe: Berkas Dugaan Pelanggaran Fachry Penuhi Syarat Formil dan Materil

Caleg DPR RI, fachry Pahlevi Konggoasa (foto: istimewa / TRIBUNKONAWE.COM

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Bawaslu Konawe bersama Penyidik Polres dan Kejari yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Konawe menggelar pertemuan di kantor Bawaslu, Kamis (24/1/2019).

Pertemuan yang berlangsung sore hari tersebut digelar dalam rangka rapat pembahasan satu terkait penentuan syarat formil dan materil temuan. Pembahasannya terkait dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh Caleg DPR RI, Fachry Pahlevi Konggoasa. Terlapor merupakan putra sulung dari Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa.

Koordinator Divisi Hukum, Penindakan, dan Penanganan Pelanggaran, Bawaslu Konawe, Indra Eka Putra yang dikonfirmasi usai rapat menuturkan, temuan tersebut telah diplenokan di tingkat Bawaslu, Rabu (23/1/2019). Dengan demikian, temuan tersebut dinyatakan telah regis. Sehingga, dalam waktu 24 jam pihaknya berkewajiban untuk menindaklanjuti temuan tersebut dalam rapat pembahasan satu di Sentra Gakkumdu sebagaimana yang berlangsung hari ini.

“Hasil rapatnya dinyatakan memenuhi syarat formil dan meteril temuan (atas dugaan pelanggaran dengan terlapor Fachry, red),” ujarnya.

Selanjutnya kata Indra, pihaknya akan melakukan kajian-kajian terhadap temuan tersebut. Dalam prosesnya, Bawaslu wajib mengundang terlapor, pelapor, saksi dan ahli juga menghadirkan barang bukti.

“Nanti semuanya akan kami undang untuk dimintai keterangannya,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Panwascam Puriala mendapati dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh tim dan Caleg DPR RI Fachry. Dalam keterangan persnya, Koordinator Divisi (Koordiv) Hukum, Penindakan dan Penanganan Pelanggaran (HPP) Panwascam Puriala, Restu mengungkapkan, pihaknya menemukan dugaan pelanggaran saat pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), Sabtu (19/1/2019).
Sesuai fakta lapangan, selain memasang APK (Binder) paslon, tim juga membagikan Sembako berupa 2 kg gula pasir dan 1 kotak teh.

“Proses pemasangan tidak memperhatikan tempat pemasangan yang tidak dibolehkan. Misalnya, rumah aparat desa, ASN bahkan rumah penyelenggara (PPS),” ujarnya via WhatsApp, Minggu (20/1/2018).

Selain itu lanjut Restu, tim dan juga Caleg yang bersangkutan (Fachry Pahlevi Konggoasa, red) diketahui beristirahat di rumah Kepala Desa Puusangi, Kecamatan Puriala. Hal tersebut juga dianggap sebagai pelanggaran.

Atas dugaan pelanggaran tersebut kata Restu, pihaknya tengah mengumpulkan dan mengamankan barang bukti berupa fhoto saat pembagian Sembako, keterangan saksi (PPL dan masyarakat penerima Sembako), serta Sembako itu sendiri. Panwascam juga akan melakukan koordonasi dengan Bawaslu Kabupaten Konawe atas temuan tersebut.

Caleg DPR RI, Fachry Pahlevi Konggoasa dikabarkan masuk rumah sakit kabupaten pada Selasa (22/1/2019). Belum diketahui ia dirawat karena sakit apa (foto: istimewa / TRIBUNKONAWE.COM)

Berita dugaan pelanggaran kampanye tersebut menjadi viral pada Senin (12/1/2018). Sehari setelahnya, terlapor dikabarkan mengalami gangguan kesehatan dan dirawat di rumah sakit kabupaten.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here