Begini Modus Pengobatan Gratis Nirna Lachmuddin yang Diduga Bermuatan Kampanye

Caleg DPR RI Nirna Lachmuddin saat hadir dipengonatan gratis di Kecamatan Uepai, Konawe (foto: Mas Jaya / TRIBUNKONAWE.COM)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Baru-baru ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Konawe menerima laporan tentang dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Caleg DPR RI, Nurna Lachmuddin. Caleg PDI Perjuangan itu disinyalir memanfaatkan momen pengobatan gratis untuk warga yang sarat akan muatan kampanye dirinya.

Nirna menggelar pengobatan gratis di salah satu desa di Kecamatan Uepai, Selasa (5/2/2019). Jenis pengobatan yang digelar mulai dari pemeriksaan kesehatan secara umum, cek jantung, cek tensi darah, cek kolestrol dan asam urat.

“Waktu itu yang saya lihat ada satu dokter dengan petugas medis lainnya yang melayani warga yang datang,” ujar Iwal, salah seorang warga yang turut hadiri dalam kegiatan sosial tersebut.

Iwal menerangkan, di tempat kegiatan ada tenda yang dibangun untuk tempat duduk warga yang tengah mengantri. Untuk para petugas medis, mereka duduk di teras rumah warga yang di depan tenda dengan posisi duduk saling berhadapan dengan warga.

Warga yang ikut hadir dalam kegiatan pengobatan gratis yang digelar Nirna Lachmuddin (foto: Mas Jaya / TRIBUNKONAWE.COM)

Tepat di belakang petugas medis, sebuah baliho besar membentang. Di sana ada foto Nirna, nama, nomor urut, tulisan tentang pen-Calegannya, lambang partai dan tag line-nya.

Iwal juga mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari tim Nirna yang terlibat dalam kegiatan tersebut, warga yang ikut pengobatan adalah mereka yang telah diberi kupon. Kupon tersebut katanya berbentuk kartu nama Nirna yang lengkap dengan profil pen-Calegan-nya.

“Sepertinya warga yang datang ini sudah terdata. Saya sempat lihat daftar hadirnya. Di sana sudah ada nama-nama. Kataya, jumlah yang dapat kupon itu ada 150 warga. Tapi sampai siang, baru sekitar 50-an orang yang datan gberobat,” jelasnya.

Lanjut Iwal, Nirna sendiri juga sempat datang di kegiatan itu. Ia hadir sekira pukul 11.15 Wita. Nirna sendiri sempat memegang pengeras suara dan berbicara di depan warga.

“Dia (Nirna) kemudian pergi dari tempat kegiatan selesai zuhur. Kata Timnya mau ke Lambuya lagi,” pungkasnya.

Dugaan pelanggaran kampanye dalam kegiatan pengobatan gratis, Nirna Lachmuddin, ditemukan langsung oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Uepai. Laporan tersebut telah disampaikan ke Bawaslu dan akan segera ditindaklanjuti.

Bawaslu menilai, seorang Caleg tidak boleh berkampanye di kegiatan pengobatan yang digelarnya, karena telah bertentangan dengan aturan. Selain itu, Nirna juga dianggap keliru dalam pelaporan kegiatan. Pada surat izin menyatakan bakal menggelar kegiatan dialog tatap muka dengan warga. Kenyataannya, yang digelar malah pengobatan gratis.

Untuk diketahui, Nirna sendiri merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Saat ini ia tercatat sebagai Ketua Galang Kemajuan (GK) Ladies Sultra. Ia adalah istri dari Ishak Ismail, seorang pengusaha yang namanya moncer saat Pilwali Kendari dengan tag line ‘anak lorong.’

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here