Bupati Konawe: Saya tidak akan Mampu Berdiri di Sini Tanpa Seorang Guru

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa dalam acara peringatan Hari Guru Nasional.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe menggelar upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di halaman kantor bupati, Kamis (25/11/2021). Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK) hadir dan memimpin langsung upacara. Ia turut didampingi Anggota Komisi IV DPR RI Fachry Konggoasa, Sekda Ferdinan Sapan, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan guru perwakilan guru se-Kabupaten Konawe.

Pada kesempatan itu, KSK memberikan penghargaan kepada guru dan kepala sekolah yang dinilai punya dedikasi tinggi terhadap kemajuan pendidikan di Konawe. Selain itu, ada juga bantuan insentif untuk para guru honorer. Total dana yang diberikan mencapai Rp495 juta.

KSK saat menyerahkan insentif guru honorer Kabupaten Konawe.

“Saya Kery Saiful Konggoasa tidak akan mampu berdiri di sini tanpa seorang guru,” ujar KSK saat membawakan sambutannya.

Bupati dua periode itu menegaskan, jangan pernah putus asa, apalagi merasa terhina hanya karena guru dianggap pahlawan tanpa tanda jasa. Tetapi, ia mengajak agar para guru berbuat yang terbaik untuk negara dan daerah yang dicintai.

Mantan Ketua DPRD Konawe itu juga mengucapkan permohonan maaf, jika dalam menjalankan tugas ada hal yang kurang berkenan. Meski demikian, dirinya selalu berharap dukungan dari para guru.

“Saya ingin guru itu selalu ada di samping saya. Karena guru adalah matahari yang selalu bersinar untuk negeri yang kita cintai ini,” kata pria yang pernah menahkodai partai berlambang matahari terbit, PAN Konawe.

KSK juga mengungkapkan, tahun lalu adalah tahun yang penuh ujian. Banyak kegiatan tersandung dengan adanya pandemi Covid-19. Guru dari Sabang sampai Merauke terpukul secara ekonomi. Terpukul secara kesehatan dan terpukul secara batin. Namun, di tengah keterpurukan itu, guru-guru di Indonesia masih mendatangi rumah-rumah pelajar untuk memastikan mereka tidak ketinggalan pelajaran.

“Saat saya menginap di rumah seorang guru honorer di Lombok Tengah, saat saya menginap di rumah guru penggerak di Yogyakarta, saat saya menginap bersama Santri di pesantren di Jawa Timur, saya sama sekali tidak mendengar kata putus asa dari mereka,” kenangnya.

Saat bercerita dengan mereka lanjut KSK, ia mendengarkan terobosan-terobosan yang mereka inginkan di sekolah mereka. Wajah mereka terlihat semangat membahas platform teknologi yang cocok dan tidak cocok untuk mereka. Dengan penuh percaya diri, mereka memuji dan mengkritik kebijakan dengan hati nurani mereka. Di situlah KSK menyadari bahwa pandemi tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru menyalakan obor perubahan.

“Kita harus merdeka dalam belajar dan itu akan terus kita perjuangkan. Selamat hari guru nasional dan selamat hari ulang tahun PGRI. Jayalah selalu,” tandasnya.

Anggota Komisi IV DPR RI, Fachry Konggoasa turut hadir dan memberikan sambutannya untuk para guru pada perayaan HGN di Konawe.

Di tempat yang sama Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, Suryadi menjelaskan, ada dua kegiatan untuk mengisi peringatan HGN. Keduanya, yakni perayaan HUT ke-76 PGRI dan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antara guru se-Kabupaten Konawe.

Suryadi menerangkan, untuk kegiatan perayaan HUT PGRI akan digelar Desember mendatang. Kegiatannya akan langsung dirangkaikan dengan Porseni para guru, seperti jalan santai, bola voli, futsal dan kegiatan lainnya.

“Kita juga akan menggelar kegiatan sosial lainnya seperti vaksinasi, guna mencegah penyebaran Covid-19 di Konawe,” pungkasnya.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here