Desa Ahuawatu Jaring Program Prioritas 2022 Pada Musdes

Suasana Musyawarah Desa Ahuawatu.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Pemerintah Desa Ahuawatu menggelar Musyawarah Desa (Musdes) pada, Rabu (17/11/2021). Kegiatan itu digelar dalam rangka menetapkan usulan prioritas desa untuk program kerja tahun 2022.

Musdes digelar di Balai Desa Ahuawatu.  Kegiatan itu dibuka langsung oleh Camat Pondidaha, Dewi Saranani. Turut hadir Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pondidaha IPTU Heru Purwoko, SH dan Badan Pendamping Desa (BPD) Kecamatan Pondidaha, Raspiatin.

Dalam sambutannya, Dewi Saranani menyarankan agar pelayanan di posyandu ditingkatkan. Sama halnya dengan pekerjaan fisik yang mengutamakan kepentingan warga.

Dewi juga mengungkapkan jika saat ini pemandangan pembangunan di Desa Ahuawatu mulai nampak.  Dirinya juga berharap agar desa tersebut dapat menjadi objek wisata. Ia juga tak lupa mengingatkan agar keamanan di desa tersebut tetap terjaga.

Terkait masalah vaksin, Dewi kembali mengingatkan kepada warga agar tidak takut untuk di vaksin.

“Vaksin sangat penting, jangan anak muda takut vaksin, saya saja yang menjelang lansia sudah vaksin,” kata Dewi Saranani.

Sementara itu, Kapolsek Pondidaha Iptu Heru Purwoko, SH., dalam sambutannya juga kembali mengingatkan kepada warga Ahuawatu agar masyarakat segera melakukan percepatan vaksin selagi pemerintahan masih menyediakan vaksin secara gratis.

“Kami berharap dapat menyampaikan kepada keluarga bahwa vaksin itu aman,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Ahuawatu Adi Hariyono menyampaikan kepada warganya jika sebelumnya dirinya beserta seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tokoh agama telah melakukan kusyawarah khusus mengenai prioritas Rencana Khusus Pembangunan Desa (RKPDes). Pihaknya, telah menampung seluruh program pembangunan sehingga masyarakat tinggal memilih pembangunan apa yang perlu di prioritaskan.

“Sebelum melakukan perangkingan atau Voting, kami sudah terlebih dahulu melakukan musyawarah khusus, tergantung bapak dan ibu yang menentukan pembangunan mana yang akan di prioritaskan. Selain itu jika ada masukan atau saran kami harap segera disampaikan,” tutur Adi.

Dari seluruh program yang telah disusun, masyarakat telah melakukan voting program pembangunan yang di prioritaskan dan hasilnya yaitu 48 warga atau hampir 100% memilih agar Pemdes merampungkan pembangunan gedung serba guna, 37 warga meminta agar jalan usaha tani segera dibuat, 30 warga juga menyarankan agar kualitas jalan desa ditingkatkan.

Selanjutnya, 27 warga juga menyetujui pembangunan drainase, 19 warga memilih perbaikan plafon Taman Kanak-kanak (TK), dan enam warga mengajukan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH).

Dari hasil keputusan musdes tersebut, Pemdes selanjutnya menetapkan prioritas RKPDes 2022 yang disaksikan langsung oleh Camat Pondidaha, Kapolsek, BPD serta warga yang ikut hadir.

Laporan: redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here