Dongkrak PAD, BP2RD Konawe Pasang Alat Perekam Pajak di Hotel dan Rumah Makan

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Pemerintah Daerah Konawe melalui Badan Pengelola Pajak dan Retrubusi Daerah (BP2RD) terus melakukan inovasi untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Instansi yang digawangi Cici Ita Ristianty itu melakukan pemasangan alat perekam pajak (tapping box) pada sejumlah titik direstoran dan hotel di Kota Unaaha, Senin (25/11/2019).

Cici mengatakan, pemasangan tapping box merupakan instruksi dari KPK. Tujuannya, untuk memaksimalkan potensi pajak rumah makan dan hotel yang ada di Konawe. Selain itu, pemasangan alat perekam akan mencegah kebocoran kas daerah yang bersumber dari retribusi rumah makan dan hotel.

“Hari ini, kita pasang dulu sebanyak 25 unit tapping box. 20 unit di rumah makan, 5 unit kita pasang di hotel yang ada di Konawe,” ujarnya usai melakukan pemasangan tappi box di salab satu rumah makan.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Konawe itu juga mengungkapkan, Pemda Konawe tak dikenakan biaya sewa atas alat perekam yang dipasangkan oleh pihak Bank Sultra itu. Sebab, pemasangan alat tersebut merupakan rekomendasi langsung dari KPK. Cici merasa senang karena respon pemilik warung makan dan hotel yang dipasangi alat perekam sangat baik dalam mendukung optimalisasi penerimaan pajak di Konawe.

Cici menerangkan, pajaknya akan ditarik sebesar 10 persen dari menu yang dipesan. Begitu pun dengan hotel, besaran pajaknya 10 persen juga.

“Alat ini terkoneksi langsung dengan server di KPK dan di BP2RD Konawe. Kita berharap semoga langkah ini dapat memaksimalkan PAD Konawe,” pungkasnya.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here