DPRD Konawe Minta Perusahaan, Warga dan NGO Bersinergi Sukseskan PSN di Ameroro

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Ratusan penambang pasir menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Konawe, Jumat (8/10/2021). Mereka datang dengan tujuh truk dan langsung berorasi.

Orator massa aksi, Subardin mengatakan hadirnya proyek strategi nasional (PSN) di Kabupaten Konawe, dalam hal ini pembangunan waduk Ameroro akan menunjang perekonomian rakyat. Masyarakat Konawe bakal mendapat keuntungan ekonomi atas proyek bernilai triliunan tersebut.

Orator lainnya, Satriadin mengatakan, proyek tersebut bisa menghidupkan banyak penambang pasir di Kabupaten Konawe. Sebab, bahan baku proyek bisa diambil dari daerah dan melibatkan banyak warga.

Ketua DPRD kabupaten Konawe, H. Ardin, turun tangan langsung menerima massa aksi. Ia mengatakan, kepentingan Rakyat adalah di atas segalanya. Sebagai perwakilan rakyat, pihaknya tidak akan mengkhianati amanah tersebut.

“Musuh kita adalah ketidakadilan. Oleh karena itu, kalau ada ketidakadilan maka kami akan bersama-sama rakyat untuk melawan ketidakadilan,” ujarnya.

Ardin menerangkan, pihaknya tidak menginginkan hadirnya PSN di konawe jika hanya membuat masyarakat jadi penonton. Sehingga ia langsung menyarankan untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mendengar tuntutan warga dan mencari solusi terbaik.

Usai menggelar RDP, DPRD dan para penambang pun bersepakat. Ada beberapa poin yang menjadi kesimpulan bersama RDP. Ketua DPRD Konawe yang membacakan langsung di hadapan warga penambang.

Pertama, PSN pembangunan Bendungan Ameroro dilakukan dengan kolaborasi antara masyarakat Kabupaten Konawe dan kontraktor kegiatan PSN.

Kedua, semua komponen rakyat, pemerintah, NGO dan pihak perusahaan dalam hal ini PT. Wika dan PT. HK untuk bekerjasama dengan ketentuan perundang-undangan berlaku.

Ketiga, pihak BWS (Balai Wilayah Sungai IV, red) untuk senantiasa membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat Kabupaten Konawe, agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan prinsip kedaulatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Keempat, pihak perusahaan PT. Wika dan PT. HK mengadakan pengadaan material pasir dan batu berpatokan pada kualitas dan spesifikasi yang ditentukan dalam kontrak kerja.

Laporan: redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here