Dua PDP Corona di Konawe Turun Status Jadi ODP

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, drg. Mawar Talinaga.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Dua pasien dalam pemantauan (PDP) virus Corona di Kabupaten Konawe dinyatakan turun status jadi orang dalam pemantauan (ODP). Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Konawe, drg. Mawar Taligana saat ditemui di Posko Percepatan Penanganan Covid 19, Rabu (25/03/2020).

Mawar mengungkapkan, pada Selasa (24/03/2020), dua warga Konawe sempat dinyatakan berstatus PDP. Satu pasien dr Desa Tanggobu, Kecamatan Lambuya dan satu lagi dari Kelurahan Tumpas, Kecamatan Unaaha.

Keduanya pun sempat dibawa ke rumah sakit (RS) kabupaten untuk menjalani pemeriksaan di ruang isolasi UGD. Mereka ditangani langsung oleh dokter ahli.

Mawar menerangkan, pasien dari Lambuya masuk RS sekira pukul 14.00 Wita. Menyusul kemudian pasien dari Unaaha. Keduanya baru meninggalkan RS pada malam hari.

“Setelah ditangani dokter ahli mereka direkomendasikan untuk pulang. Pulangnya itu malam, karena sekitar jam delapan (20.00 Wita, red) saya dapat informasi itu,” jelasnya.

Lanjut Mawar, setelah hasil pemeriksaan dokter keluar, dua orang yang sebelumnya dinyatakan PDP kemudian turun status jadi OPD. Mereka disarankan untuk tetap melakukan isolasi mandiri di rumah dan tetap dalam pemantauan.

“Statusnya dari PDP turun jadi ODP,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi di Posko Penanggulangan Percepatan Covid 19 Konawe, saat ini ada 66 orang berstatus ODP di Konawe. Sebanyak 49 diantaranya adalah TKA China yang bekerja di Semelter di Kecamatan Morosi. Berstatus PDP ada 1 orang dari Kecamatan Routa. Saat ini tengah mendapat perawatan di RS Abunawas Kota Kendari. Semntara dua lainnya yang positif Corona asal Kecamatan Unaaha, masih dirawat di RS Bahteramas dan dalam kondisi yang baik.

Laporan: redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here