Gasak Delapan Ton Besi PT OSS, Tiga Karyawan Dibekuk Polisi

Para pelaku pencurian besi bekas di PT OSS saat diringkus polisi.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bondoala mengamankan dua karyawan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) dan satu karyawan PT Panca Pilar Sejahtera (PPS). Ketiganya dibekuk setelah ketahuan menggasak 8 ton besi PT OSS.

Kapolsek Bondoala IPTU Kadek Sujayana menuturkan, pencurian tersebut dilaporkan oleh pihak perusahaan. Ketiga orang tersebut diduga mencuri besi bekas pakai sebanyak 8 ton besi

“Untuk mendapatkan data yang lebih akurat lagi, besi yang dicuri oleh karyawan tersebut akan ditimbang ulang,” ujarnya.

Kadek mengungkapkan, para pelaku pencurian yakni Herson (33) karyawan di Divisi Patroli sebagai General Affair. Kemudian, Asdhin (27) dari Divisi Eksavator Kontruksi sebagai wakil pengawas. Terakhir Ahmad Amin (21) merupakan supir truk PT PPS.

“Jadi Besi bekas curian itu diangkut menggunakan truk 10 roda dan dibawa ke suatu tempat untuk diamankan,” kata Kadek.

Kini, para karyawan tersebut telah diamankan oleh pihak aparat kepolisian dan meringkuk di Mapolsek Bondoala dan terancam dengan pidana penjara selama 7 tahun.

“Mereka telah menjadi tersangka. Dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 3e, 4e KUHP subsider pasal 362 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHP,” tandasnya.

Laporan: redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here