HMI Konawe Tolak Aksi Radikalisme

Ilustrasi

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Ketua HMI Cabang Konawe Irfan menyatakan bahwa HMI Konawe secara kelembagaan menolak paham radikalisme masuk ke dalam kampus Universitas Lakidende (Unilaki).

Bahkan untuk menangkal hal itu, ia menyebut di kalangan internal itu sendiri (HMI-red) sudah menjaga agar paham radikalisme tidak masuk ke dalam anggota.

Salah satu langkah yang dilakukan untuk menangkal hal itu lanjut Irfan adalah dengan memberikan pemahaman tentang pencegahan radikal. Seperti melakukan diskusi di luar kampus dengan tujuan agar anggota baik lama maupun baru tidak terpapar pemahaman radikalisme.

“Kami ingin mengembalikan paham yang benar dengan melakukan kajian dan diskusi dari pemateri dan senior yang paham,” kata Irfan, Jumat, 6 November 2020.

Selain itu juga, menurut Irfan oknum yang melakukan radikalisme di Indonesia ini merupakan musuh negara. Meskipun menurut para oknum penganut radikalisme itu adalah baik, tetapi menurut negara adalah hal yang tidak diizinkan.

“Radikalisme itu adalah musuh negara. Meskipun mereka menganggap paham mereka untuk negara tetapi bagi kami itu adalah paham yang mengandaikan negara, “ucapnya.

Untuk itu, selaku Ketua HMI Cabang Konawe memgajak semua pihak terkhusus kader HMI agar selalu waspada. Pastikan paham radikal tidak berada di tengah – tengah kita.

“Mari kita bersama-sama menangkal paham radikal ini, kita lebih sering memberikan pemahaman kepada saudara-saudara kita agar mereka memahami bahwa paham radikal ini merupakan musuh negara, musuh kita bersama,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here