Imam Besar Masjid Istiqlal Hadiri Perayaan Maulid Nabi Pemda Konawe

Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Nasarudin Umar saat memberikan ceramah hikmah maulid.
Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Nasaruddin Umar saat memberikan ceramah hikmah maulid.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Peemrintah Daerah (Pemda) Konawe menggelar acara peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW, di pelatara kantor bupati, Selasa (10/12/2019). Acara tersebut menghadirkan
imam besar Masjid Istiqlal Indonesia, Prof. dan Prof. Dr.KH. Nasaruddin Umar, MA., sebagai pemncaramah.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Konawe, Forkopimda, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sultra, para Kepa|a OPD Lingkup Pemda Konawe, Ketua Tim Penggerak PKK Konawe, Kepala Kantor Kementerian Agama Konawe, Ketua Baznas Konawe, Ketua MUl Konawe, kemudian para Camat se Kabupaten Konawe, para Lurah, lalu pengurus Maielis Taklim Kecamtan dan Lurah se Kabuoaten Konawe

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara mengajak masyarakat Konawe untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah. Iya berharap hal tersebut bisa menjadi pemantik kesadaran menuju Konawe Gemilang.

“Kami atas nama pribadi dan pemerintah daerah Kabupaten Konawe mengucapkan selamat datang kepada Al Mukarram Prof. Nasaruddin Umar bersama dengan Ibu, yang telah hadir di tengah-tengah kita. Semoga dengan kehadiran beliau dapat Iebih mempererat hubungan silaturahim diantara kita. Serta dapat meningkatkan pemahaman dalam melaksanakan syari’at islam di Bumi Konawe,” ujar Gusli saat membacakan sambutan Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa.

Gusli melanjutkan, momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momen panting dalam sejarah peradaban manusia sepanjang masa. Baik pada era tradisional maupun pada era modern seperti saatini.

Mantan Ketua DPRD Konawe ini menuturkan bahwa dari sejarah hidup Nabi Muhammad SAW dan peradaban dunia telah lebih dari 14 abad berlalu. Rasulullah SAW hadir sebagai sosok tauladan yang menakjubkan. Ia juga menjadi sumber inspirasi sepanjang sejarah peradaban umat manusia sampai akhir zaman kelak.

“Kita juga diingatkan tentang perjuangan Rasuluuah SAW, bagaimana beliau meyakinkan masyarakat Arab jahiliyah akan pentingnya agama Islam yang kita yakini sebagai agama satu-satunya yang diridai oleh Allah SWT. Perjuangan Rasulullah dalam menegakkan syariat Islam di tengah masyarakat Arab jahiliyah ketika itu seharusnya menjadi inspirasi buat semua umat manusia. Terutama di Kabupaten Konawe ini dalam menegakkan Syari’at Islam secara Kaffah,” tuturnya.

Oleh karena itu lanjut Gusli tidak ada pilihan lain bagi semua, selain mengambil peran masing-masing. Walau sekecil apapun peran yang harus di jalankan, agar syariat Islam dapat tegak di Bumi Konawe ini dan menjadi nafas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here