Kadis Dikbud Konawe Resmi Jadi Tersangka Korupsi Senilai Rp4,2 M

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Kepolisian Resor Konawe akhirnya menetapkan Pejabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis-Dikbud) Konawe, Jumrin Pagala sebagai tersangka kasus korupsi, Rabu (13/2/2019).

Jumrin hadir ke Mapolres Konawe sekira pukul 09.30 Wita, menggunakan mobil Kijang Inova putih berplat merah. Ia hadir tanpa didampingi pengacaranya.

Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar, SH., SIK., MH., melalui Kasat Rekrim, Iptu Rachmat Zam Zam menuturkan, Jumrin awalnya diagendakan melakukan pemeriksaan hari ini. Namun, agenda itu tidak jadi dilakukan karena yang bersangkutan tidak didampingi pengacara.

“Pemeriksaan tidak jadi hari ini, karena pengacaranya tidak ada. Nanti Jumat (15/2/2019) baru datang dan kita agendakan untuk pemeriksaan,” ujar kepada sejumlah awak media.

Meski tidak jadi pemeriksaan lanjut Rachmat, pihaknya telah menetapkan tersangka kepada Jumrin. Penetapan dilakukan karena hasil penyidikan dan alat bukti sudah cukup kuat menjerat tersangka.

“Intinya dalam penetapan ini sebelumnya kami sudah gelar perkarakan,” jelasnya.

Pria dengan pangkat dua balak ini menambahkan, selain Jumrin, pihaknya juga menetapkan Ridwan Lamaroa dan Gunawan sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Ridwan merupakan mantan Kadis Diknas Konawe dan juga Sekda Konawe. Sementara Gunawan adalah mantan Bendahara Dikbud.

“Untuk tersangka kami kenakan undang undang Tipikor. Hukuman maksimal 20 tahun penjara dan minimal 4 tahun penjara,” pungkasnya.

Untuk dikketahui, Jumrin, Ridwan dan Gunawan dijerat kasus Tipikor dana pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor lingkup Dikbud Konawe tahun 2016. Berdasarkan hasil audit investigasi BPKP, total kerugian negara yang ditimbulkan untuk sementara mencapai Rp4,2 M. Tersangka sebelumnya telah melakukan pengembalian senilai Rp 295 juta. Dalam mengunkap kasus tersebut, penyidik Polres bahkan sampai memeriksa 326 saksi (kepala sekolah SD dan smp se-Kabupaten Konawe, red).

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here