Kasat Pol PP Konawe Jadi Tersangka Korupsi, Polisi Siapkan Penahanan

Kasat Pol PP dan Damkar Konawe Syahlan Saleh Saranani (foto: Mas Jaya / tribunkonawe.com)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamongpraja (Pol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Konawe Syahlan Saleh Saranani resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi di instansi yang ia nahkodai, Senin (26/8/2019).

Syahlan mendatangi Unit Reskrim Polres Konawe, sekira pukul 09.45 Wita. Ia datang sendiri mengenakan pakaian dinas lengkap. Hingga saat ini (pukul 15.05 Wita) ia masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Sementara aparat kepolisian terlihat sudah menyiapkan rompi jingga. Mobil tahanan pun telah diparkir di depan ruang pemeriksaan tersangka.

Sahlan dalam pemeriksaan penyidik

Kasat Reskrim Polres Konawe, Iptu Rachmat Zam Zam saat dikonfirmasi menuturkan, Syahlan terlibat dalam enam kasus korupsi. Antara lain, belanja makan minum, perjalanan dinas dalam daerah, perjalanan dinas luar daerah, belanja pemeliharaan kendaraan, belanja pemeliharaan kantor dan belanja jasa pegawai non PNS.

“Total kerugian negara berdasarkan hasil audit BPKP mencapai Rp240 juta lebih. Modusnya, tersangka membuat laporan pertanggungjawaban fiktif,” ujar pria berpangkat dua balak itu.

Selain Syahlan, ada satu lagi tersangka lain. Dia adalah mantan bendahara Satpol PP dan Damkanr Konawe, Faisal Hadi. Faisal telah menjalani pemeriksaan, Jumat (23/8/2019).

Mobil tahanan telah dipersiapkan untuk mengankut Sahlan ke Rutan

“Namun yang bersangkutan telah di tahan dalam kasus yang lain. Jadi dia kasusnya double,” terang jelasnya.

Terkait pasal yang disangkakan lanjut Rachmat, yakni pasal 2 dan 3 UU Tipikor, junto 55 KUHP. Hukuman minimal 1 tahun kurungan dan maksimal 15 tahun.

“Hari ini kami pastikan akan melakukan penahanan. Biar memberi efek jera bagi para pelaku korupsi,” tandansya.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here