Ke Unaaha, Pengendara Mobil Ini Kaget Diminta Rp 600 Ribu di Pondidaha

Pengendara roda empat saat menaikan mobilnya ke atas tronton untuk menyeberang (foto: Jaspin / tribunkonawe.com)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Jika Anda pengendara mobil dan hendak ke Unaaha, Kabupaten Konawe, sebaiknya pikir-pikir dulu. Selain bakal melewati genangan banjir, biaya yang mesti di keluarkan pun bakal menguras kantung.

Jaspin, pria pengendara mobil dari Kendari yang hendak ke Unaaha ini menceritakan pengalamannya. Pengendara Toyota Kalya ini menuturkan, genangan banjir pertama ia dapatkan di Sampara (depan pasar). Namun, dengan mobilnya, ia masih bisa melintas.

“Kalau mobil masih bisa lewat. Tapi motor tidak bisa. Harus lewat samping, di jembatan-jembatan yang dibuat warga,” ujarnya.

Selanjutnya, saat tiba di Kecamatan Pondidaha, Desa Amesiu Jaspin harus lewat jalan alternatif. Ia tak bisa melintas di jalan poros karena ada genangan banjir yang sama sekali tak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat. Di jalan alternatif, Japin mengaku membayar Rp10 ribu.

“Di jalan alternatif kita hanya bayar seikhlasnya. Tapi tadi saya bayar sepuluh ribu,” sambungnya.

Selanjutnya, di Desa Wonua Mandara Jaspin menepi. Di sana ia kemudian ditawarkan jasa angkutan tronton (dum truck, red). Namun alangkan kagetnya ia saat mendengar biaya jasa yang harus dibayarkan, yakni Rp600 ribu.

“Tadinya saya pikir-pikir, karena harganya mahal. Tapi untung ada keluarga yang kenal saya. Jadi saya dikasi murah, jadi empat ratus ribu saja,” terangnya.

Lalu, naiklah Jaspin bersama kendaraanya ke tronton dan penyeberangi genangan banjir dari Desa Wonua Mandara, Hongoa, Puumbunis dan turun di Desa Wukusao, Kecamatan Wonggeduku. Jaraknya sekira 2 kilo meter. Setelah itu Jaspin langsung meluncur ke Unaaha.

Untuk diketahui, genangan banjir yang terjadi di Kecamatan Pondidaha dan Wonggeduku mulai terjadi pada, Selasa (11/6/2019). Kondosinya makin parah pada Rabu (12/6/2019) dan belum ada tanda-tanda surut hingga saat ini.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here