Kelompok Pengolah Sagu di Konawe Terima Bantuan Peralatan dari Pemda

Wabup Konawe, Gusli Topan Sabara bersama Kadis Ketahanan Pangan, Muhammad Akbar saat menyerahkan bantuan alat pengolah sagu.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) memberikan bantuan peralatan pengolah sagu, Senin (21/04/2020). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara.

Bantuan diberikan kepada 12 kelompok pengolah sagu yang tersebar di berbagai kecamatan se-Kabupaten Konawe. Masing-masing kelompok pengolah mendapatkan satu set alat pengolah sagu. Peralatan tersebut terdiri atas, alat pemotong (mesin senso), mesin penggerak, alat parut, mesin pompa, selang, saringan serta terpal untuk membuat sagu.

Gusli Topan Sabara dalam sambutannya menuturkan, periode pemerintahan kali ini, pemenuhan pangan masyarakat menjadi prioritas. Menurutnya, kemandirian pada sektor pangan menjadikan daerah maju ke arah gerbang kemakmuran. Hal itulah yang selama ini menjadi impian pemerintah dan warga ‘negeri para leluhur tahan kerinduan’ Konawe.

Wabup Konawe, Gusli Topan Sabara saat menyerahkan alat pemotong batang sagu (mesin senso). Dengan alat ini diharapkan para pengolah bisa lebih produktif. 

Orang nomor dua di Konawe ini mengandaikan, seseorang jika pintar sekalipun, tetapi tidak makan berhari-hari pasti habis juga. Kalau lapar akan sulit untuk berpikir dan bertindak.

“Makanya fokus kita adalah pemenuhan pangan khususnya untuk warga Konawe. Bahkan kita juga turut andil dalam pemenuhan pangan di Sultra dan juga nasional,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Konawe itu menerangkan, selain beras, sagu juga menjadi bahan pangan lokal yang kaya akan nutrisi. Konawe juga menjadi dikenal sebagai daerah penghasil sagu terbesar di Sultra.

“Makanya kami berharap, bantuan alat pengolah sagu yang diberikan ini harus menjadikan kelompok usaha pengolah sagu lebih terpacu untuk memproduksi sagu yang bergizi dan berkualitas untuk masyarakat,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketapang Konawe, Muhammad Akbar menjelaskan, penerima bantuan awalah warga yang selama ini betul-betul bergelu mengolah sagu. Artinya bantuan yang diberikan sudah tepat pada sasaran yang diinginkan pemerintah.

Bantuan terpal juga diberikan sebagai tempat menampungan dan pengendapan sari-sari sagu agar hasilnya lebih bersih.

Setelah pemberian bantuan tersebut kata Akbar, pemerintah melalui instansi yang ia nahkodai tidak akan lepas tangan. Kelompok pengolah satu yang mendapatkan bantuan akan terus dikontrol.

Pemantauan akan dilakukan secara berkala guna memastikan alat yang dipakai dimanfaatkan dengan benar sesuai peruntukannya. Selain itu, Dinas Ketapang juga akan tetap memberikan edukasi kepada kelompok pengolah agar kualitas sagu yang dihasilkan nanti bisa semakin baik.

“Kita berharap kelompok pengolah sagu kita bisa semakin produktif. Kita sudah surplus besar. Nantinya, kita juga akan surplus sagu untuk memenuhi kebutuhan pangan Konawe maupun Sultra,” pungkasnya.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here