Kesal dengan Pemprov, Kery Ancam Lepas Pasien Positif Covid-19 Asal Koltim

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat memberi keterangan pers.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa dibuat geram oleh sikap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra. Usulan bupati untuk dibantu alat pelindung diri (APD) belum kunjung terealisasi. Padahal, Kery sendiri telah menghadap langsung ke gubernur.

Kery mengungkapkan, ia telah berbicara ke Gubernur Sultra Ali Mazi, perihal permohonan bantuan APD untuk tenaga medis Covid-19. Permohonan itu ia ajukan lantaran, rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Konawe saat ini telah menjadi rujukan.

Menurut Kery, saat ini selain pasien dari Konawe yang dirujuk di RSD, ada juga pasien rujukan dari Kolaka Timur (Koltim). Setidaknya tercatat 9 orang diantaranya merupakan pasien positif Covid-19.

“Untuk kita di Konawe ini, pasien (Covid-19) tidak dibawa ke RS Kabupaten, tapi di diklat (RSD Covid-19). Tapi kan yang masuk ini pasien dari luar (Koltim). Kita mau usir juga tidak enak,” jelas Kery saat memberi keterangan pers, Rabu (13/5/2020).

Kery mengungkapkan, semalam (12/5/2020) dirinya bicara agak kasar terkait hal itu. Ia kembali menegaskan, kalau bantuan APD dari pemprov belum juga ada, maka pasien positif Covid-19 asal Koltim, bakal dilepas Kery ke Kendari.

“Kapan tidak dibantu gubernur, biar lepas saja mereka ke Kendari itu. Bosan juga kita sudah dua kali minta (APD), tapi belum ada penyelesaian juga,” tegas Kery.

Menurut Kery, sejak ada pasien positif Covid-19, penggunaan PAD di RSD covid-19 Konawe meningkat. Sebab, ada APD yang hanya sekali pakai, langsung dibuang.

“Kapan mareka bertambah (pasien positif Covid-19), saya bawa mereka ke Kendari,” tandasnya.

Sementara itu, Jubir Tim Covid-19 Konawe, Dyah Nilasari mengungkapkan, bahwa jumlah kamar di RSD Covid-19 Konawe adalah 14 kamar. Sebanyak 13 kamar untuk perawatan pasien dan 1 kamar jenazah. Saat ini 12 kamar untuk perawatan pasien sudah terisi.

“Sisa 1 kamar yg dikosongkan jikalau ada pasien Konawe baru, entah itu ODP, PDP, OTG yg butuh perawatan,” jelas Nila via WhatsApp.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here