Kuasa Hukum Fachry: Jangan Kaitkan Pembagian Sembako dengan Momen Politik

Kuasa hukum Fachry saat memberi keterangan kepada awak media (foto: Mas Jaya / TRIBUNKONAWE.COM)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Terlapor dugaan pelanggaran Pemilu, Fachry Pahlevi Konggoasa akhirnya memenuhi panggilan Bawaslu Konawe. Didampingi kuasa hukumnya, Caleg DPR RI itu diperiksa sekira empat jam dan dicecar hingga puluhan pertanyaan.

Saat keluar dari ruang pemeriksaan, kuasa hukum Fachry, Muhammad Ikbal langsung memberi keterangan pers. Pada kesempatan tersebut, Ikbar turut memberikan pandangannya terkait kasus yang dihadapi kliennya.

Fachry (kopiah) didampingi kuasa hukumnya saat menjalani pemeriksaan di Bawaslu Konawe (foto: Mas Jaya / TRIBUNKONAWE.COM)

Menurut Ikbal, pembagian Sembako yang diduga dilakukan oleh tim relawan kliennya jangan dikaitkan dengan momen politik. Sebab katanya, pembagian Sembako yang biasa dilakukan keluarga Fachry bukan hanya pada momen politik saja.

“Bisa ditanyakan warga Konawe. Kalau memang pembagian Sembako itu hanya pada momen politik, saya rasa itu keliru,” ujarnya.

Ikbal juga menegaskan, kliennya tidak pernah turun ke lapangan membagikan Sembako sebagaimana dilaporkan. Ada pun masalah terkait bagi-bagi Sembako yang dibarengi pemasangan alat peraga kampanye (APK), itu hanyalah miskomunikasi antara Fachry dan tim relawan.

“Ini hanya miskomunikasi saja, karena klien kami tidak pernah menginstruksikan seperti itu kepada teman-teman relawan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, putra sulung Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa itu menjadi terlapor atas temuan Panwascam di Puriala, Onembute dan Meluhu. Selain Fachry, ibunya, Titin Nurbaya Saranani juga ikut jadi terlapor dalam kasus bagi-bagi Sembako.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here