Membangun Spirit dalam Quantum Kerja Menuju Konawe Gemilang

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara (foto: Humas Pemda Konawe/ TRIBUN KONAWE)

TRIBUN_KONAWE.COM: UNAAHA – Spirit pembangunan menuju Konawe Gemilang terus digaungkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara. Salah satunya dengan mengubah mindset dari berpikir biasa menjadi berpikir quantum.

Apa itu quantum? Gusli menjelaskan, gagasan tentang quantum kerja adalah sebuah pola kerja cepat, pola kerja berlari atau ompatan-lompatan. Satu quantum diibaratkan Gusli sama dengan lima ribu langkah.

Dalam implementasinya, quantum kerja mengharuskan aparat pemerintahan Kabupaten Konawe untuk bekerja cepat. Tidak terlena dalam pola rutinitas kerja santai yang selama ini banyak dilakukan. Selain itu, quantum kerja yang dimaksud juga tak hanya sekadar mengubah aparat pemerintahan menjadi pekerja keras saja. Tetapi juga menjadi pekerja cerdas.

“Dalam falsafah masyarakat Jepang ada yang namanya kaizen. Sebuah pandangan hidup yang berfokus pada upaya perbaikan terus menerus. Kita pun akan melakukan hal yang sama dengan dengan melakukan perubahan berkala melalui metode quantum,” jelasnya.

Mengapa harus melakukan lompatan quantum? Gusli ingin, Konawe mulai saat ini tak lagi menjadikan daerah-daerah di Sultra sebagai patokan dalam hal perbandingan kemajuan dan keberhasilan. Namun Konawe harus selangkah lebih maju dengan menjadikan daerah-daerah maju di pulau Jawa sebagai saingan dalam hal pembangunan.

“Kita tertinggal 25 tahun dari daerah maju di Jawa. Untuk mengejar itu, makanya kita perlu langkah quantum. Dalam satu tahun kita harus bekerja seperti 5 tahun. Sehingga ketika periode ini selesai, kita telah bekerja selama 25 tahun. Dengan cara itu kita bisa menyejajarkan diri dengan daerah maju lainnya di Jawa,” terangnya.

Lalu, gol seperti apa yang ingin dihasilkan pemerintahan Kery-Gusli dengan lompatan quantum tersebut? Tentu ada banyak. Beberapa diantaranya, yakni program sejuta ekor sapi, program sejuta ton gabah dan program zakat mal dengan menarget menghasilkan warga per kepala keluarga telah mencapai 3,7 juta per bulannya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here