Mengenal H. Ardin, Jadi Anggota Dewan Sejak Usia 26 Tahun dan Kini Jadi Ketua DPRD Konawe

Ketua DPRD Konawe, H. Ardin bersama istri.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Ketua DPRD Konawe kini diduduki oleh H. Ardin, S.Sos., M.Si. Ia menjadi penerus estafet setelah dua kader PAN lainnya, Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara menduduki kursi pimpinan tertinggi DPRD secara berturut-turut.

Ardin memiliki nama dan titel lengkap, yakni Dr. H. Ardin, S.Sos., M.Si. Politikus ini menjadi Ketua DPRD Konawe pertama yang bergelar doktor. Semua gelar akademiknya ia raih di Universitas Halu Oleo.

Ardin lahir tanggal 5 September 1973, di Desa Puday Kecamatan Wonggeduku (sekarang Wonggeduku Barat, red), Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Pria yang memiliki zodiak Leo ini memiliki hobi membaca dan menulis.

Ardin memiliki istri yang cantik bernama, Hj. Rini Andriani, SP., M,Si. Dari hasil pernikahan tersebut, keduanya telah dikaruniai empat anak. Mereka antara lain, Muh. Alif Ardin, Muh. Ajib Ardin, Naila Putri Ardin, Airin Rayanunnisa Ardin.

Pendidikan Hingga Raih Gelar Doktor

H. Ardin saat memimpin rapat Paripurna DPRD Konawe.

Untuk pendidikan, Ardin mengabiskan masa SD di SDN 2 Puday dan taman tahun 1986. Sementara masa SMP, ia habiskan di SMPN 2 Pondidaha dan tamat tahun 1989. Sedangkan masa SMA ia habiskan di SMAN Wawotobi dan tamat 1992.

Ardin kemudian melanjutkan pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO). Gelar sarjana pun ia dapati pada tahun 1997.

Seolah haus akan ilmu pendidikan, Ardi kemudian kembali melanjutkan mendidikan S2-nya di kampus dan jurusan yang sama. Gelar magisternya pun ia raih pada tahun 2003.

Seiring waktu dan di tengah kesibukannya sebagai anggota dewan, semangat Ardin untuk menuntut ilmu tak juga padam. Ia kembali melanjutkan kuliahnya di FISIP UHO.
Gelar dotornya pun berhasil ia raih tahun 2013.

Karir Gemilang di DPRD Konawe

H. Ardin saat menerima mandat Ketua DPRD Konawe dari Mantan Ketua DPRD Konawe sekaligus Wabup Konawe, Gusli Topan Sabara.

Meskipun seorang akademisi, Ardin juga merupakan politikus tulen. Ia mengawali karir politiknya di kursi dewan sejak usianyaasih sangat muda, yakni 26 tahun.

Di usia itu, Ardin telah menjadi anggota DPRD Kabupaten Kendari, periode 1999-2004. Selanjutnya, Ardin kembali terpilih untuk periode 2004-2009. Di periode itu posisi Ardin cukup membanggakan. Ia berhasil menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kendari.

Kemudian, Ardin kembali terpilih menjadi anggota DPRD Konawe periode 2009-2014.
Pada periode ketiga ini Ardin menduduki posisi salah satu Ketua Komisi di DPRD. Jabatan yang sama juga diperoleh Ardin saat terpilih lagi jadi anggota dewan pada periode 2014-2019.

Pada periode tersebut, jabatan terakhir Ardin di komisi adalah sebagai Ketua Komisi II DPRD Konawe. Saat Ketua DPRD Konawe kala itu, Gusli Topan Sabara mundur dari posisinya karena ikut Pilkada, Ardin pun didapuk untuk menggantikannya. Ardin menjadi Ketua DPRD Konawe pada sisa masa jabatan 2018-2019.

Selanjutnya, pada Pemilu 2019, Ardin kembali mengokohkan dirinya dipuncak. PAN yang merupakan partai tempat itu bernaung kembali mendominasi perolehan kursi dengan raihan 8 kursi. Ardin sendiri menjadi kader PAN dengan suara terbanyak, yakni sekira 3.700 suara.

Atas perolehan itu Ardin kembali didapuk menjadi Ketua DPRD. Ia akan menjabat untuk periode 2019 hingga 2014 mendatang. (Adv)

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here