PDP Covid-19 yang Meninggal, Swab-nya Keluar Paling Cepat Satu Pekan Lagi

Jubir Tim Covid-19 Konawe, dr. Dyah Nilasari saat memberi keterangan pers, didampingi Kadis Kesehatan Konawe, drg. Mawar Taligana.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Gugus Tugas Tim Percepatan Penanggulangan Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) Kabupaten Konawe, kembali merilis informasi terkini, Selasa (12/5/2020), pukul 18.30 Wita.

Melalui juru bicara, dr. Dyah Nilasari, mengungkapkan, satu orang pasien dalam pengawasan (PDP), warga Kecamatan Konawe berusia 46 tahun telah meninggal, Senin (11/5/2020), pukul 20.20 Wita. Almarhum yang berinisial S itu wafat di ruang isolasi Rumah Sakit Daruta (RSD) Covid-19 Konawe.

“Almarhum telah dikebumikan di Kelurahan Tudaone (Kecamatan Konawe, red), Selasa (12/5/2020) dengan protokol pasien Covid-19,” ujar dokter spesialis radiologi itu.

Nila (sapaan akrabnya) menerangkan, terhadap pasien meninggal, telah dilakukan tes swab. Akan tetapi hasilnya paling cepat akan diketahui satu pekan ke depan. Hal itu untuk memastikan apakah pasien benar-benar positif Covid-19 atau negatif.

Kemudian, lanjut Nila, untuk total kasus PDP hingga saat ini ada 4, termasuk pasien meninggal. Sementara untuk kasus orang tanpa gejala (OTG) ada 2 kasus. Sedangkan untuk orang dalam pantauan (ODP) ada 1 kasus lepas pantau. Ia merupakan wanita 34 tahun dari Kecamatan Konawe.

“Sehingga per hari ini, sisa ODP adalah sebelas kasus,” terangnya.

Terakhir, untuk kasus konfirmasi positif, masih ada empat kasus lama. Dua telah sembuh, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here