Pemda Konawe Aktif dalam Perekrutan Tenaga Kerja di Industri Morosi

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara (foto: Humas Pemda Konawe/ TRIBUN KONAWE)

TRIBUNKONAWE.COM: KONAWE – Sektor industri menjadi salah satu program prioritas yang digenjot Pemda Konawe. Keberadaan industri pengolahan nikel di Kecamatan Morosi merupakan angin segar, khususnya dalam rangka mengentaskan pengangguran di Konawe.

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara menuturkan, data yang ada sebelumnya tercatat ada 7.000 jumlah pengangguran di Konawe. Hadirnya PT. VDNI di Morosi telah memangkas angka tersebut dalam jumlah yang besar. Setidaknya tercatat sudah ada 3.000 warga Konawe yang bekerja di sana.

Jumlah tersebut lanjut Gusli, masih akan terus bertambah. Diperkirakan, jumlah perekrutan tenaga kerja di VDNI akan menjapai belasa ribu orang. Dengan kata lain, data penggangguran di Konawe akan tertutupi.

“Kalau perusahaan-perusahaan di Morosi sudah beroperasi maksimal, itu bisa menutupi jumlah pengangguran kita bahkan dari daerah lain,” ujarnya.

Gusli juga mengungkapkan, pihaknya akan kembali menakukan pendataan terhadap jumlah pengangguran. Mulai dari tingkat desa sampai tingkat ke kecamatan. Ia menginginkan data yang ril terjait jumlah pengangguran.

“Ke depannya, perekrutan tenaga kerja di industri Morosi akan sepenuhnya melibatkan Pemda Konawe, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Jadi semua nanti bisa terkontrol,” imbuhnya.

Laporan: Mas Jaya
Ketgam: Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara (foto: Mas Jaya / SULTRAKINI.COM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here