Penuhi Panggilan Bawaslu, Istri Bupati Konawe Diperiksa Tiga Jam

Titin Nurbaya Saranani saat keluar dari kantor Bawaslu Konawe (foto: Mas Jaya / TRIBUNKONAWE.COM)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Terlapor dugaan pelanggaran Pemilu, Titin Nurbaya Saranani akhirnya memenuhi panggilan Bawaslu Konawe, Senin (4/2/2019). Caleg DPRD Provinsi Sultra itu datang bersama kuasa hukumnya, Muhammad Ikbal.

Titin tiba di kantor Bawaslu Konawe sekira pukul 09.30 Wita. Ia mengenakan kemeja putih, celana dan jilbab coklat. Istri pertama dari Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa itu kemudian mulai menjalani pemeriksaan pukul 09.55 Wita didampingi kuasa hukumnya.

Titin bersama kuasa hukumnya, Ikbal saat menjalani pemeriksaan di Bawaslu (foto: istimewa / TRIBUNKONAWE.COM)

Ketua Tim Penggerak PKK Konawe itu, keluar dari ruang memeriksaan sekira pukul 13.00 Wita. Titin tak banyak bicara. Ia langsung menuju ke tempat mobilnya diparkirkan. Kuasa hukumnya, Ikbal pun langsung memberi keterangan pers.

Kepada awak media, Ikbal mengaku tidak bisa memberikan materi pemeriksaan secara gamblang. Karena hal tersebut sudah masuk dalam pokok perkara.

Namun Ikbal menyampaikan kalau kliennya terlapor atas dugaan pelanggaran pembagian Sembako (gula dan teh). Laporan tersebut datang dari dua kacamatan, yakni Panwascam Puriala dan Meluhu.

“Untuk pertanyaan, tadi ada sekitar dua puluh pertanyaan yang ditanyakan,” ujarnya.

Ikbal juga kembali mengklarifikasi kalau pada pemanggilan pertama kliennya bukan sengaja untuk mangkir. Akan tetapi ada kesalahan kominukasi antara yang menerima surat panggilan dari Bawaslu dengan kliennya.

“Pada intinya kamo taat hukum, sehingga begitu mendengar ada panggilan, klien saya segera mengagendakan untuk pemeriksaan,” jelas Ikbal.

Terkait pandangannya atas tuduhan terhadap kliennya yang melakukan pembagian Sembako, Ikbal menampiknya. Ia mengaku kalau keluarga kliennya memang gemar berbagi Sembako. Sehingga tidak perlu mengaitkannya dengan momen politik saat ini.

“Klien saya pun dalam aktivitas politiknya belum pernah ke Puriala dan Meluhu (tempat ia di laporkan, red),” tandasnya.

Untuk diketahui, Titin dan anaknya, Fachry Pahlevi Konggoasa menjadi terlapor di Bawaslu pada kasus yang sama. Fachry yang telah diperiksan Jumat lalu (1/2/2019) diduga melakukan pelanggaran Pemilu di Puriala, Onembute dan Meluhu. Sementara Titin ada didua kecamatan, yakni Puriala dan Meluhu.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here