Persembahan Tari Kolosal Modinggu Bakal Meriahkan Pembukaan HUT Konawe

Para pelajar saat melaksanakan latihan tari kolosal Modinggu di hamalan kantor Bupati Konawe (foto: Mas Jaya / TRIBUNKONAWE.COM)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Berbagai kejutan bakal ditampilkan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Kabupaten Konawe. Salah satu persembahan menarik yang dinanti-nanti adalah atraksi tari kolosal Modinggu.

Kelapa Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe, Ruslan menuturkan, pihaknya akan mempersembahkan tari kolosal Modinggu saat upacara pembukaan HUT Konawe, Minggu (3/2/2019). Atraksi tersebut akan ditampilkan sebagai sajian penutup usai seremoni upacara pembukaan.

Ruslan menerangkan Tari kolosal Modinggu yang akan dipersembahkan itu melibatkan sekira 200 pelajar (termasuk dengan pemusiknya, red). Mereka mereka adalah siswa siswi dari SMAN 1 Unaaha, SMAN 1 Amonggedo, SMN 1, 2 dan 3 Unaaha, serta MTsN 1 Konawe.

“Rencana awal kita mau libatkan lima ratus penari, biar lebih semarak. Hanya masih banyak kendala. Insya Allah tahun depan kita akan persiapkan yang lebih baik lagi,” tuturnya saat sedang meninjau latihan tari kolosal di halaman kantor Bupati Konawe, Rabu (27/2/2019).

Untuk mempersiapkan persembahan itu lanjut Ruslan, para penari akan berlatih selama 13 hari. Meski jam terbang latihan terkesan kurang, Ruslan memastikan itu tak akan mengurangi performa saat penampilan.

Untuk menunjang hal tersebut penanggungjawab program telah menyiapkan 7 pelatih. Mereka adalah Tanggapili Saranani, Jaya Bahri, H. Kamaruddin, Yunang, Herman Masse, dan Nur Jaya Hakim.

Ruslan menerangkan, Modinggu bercerita tentang aktivitas pertanian masyarakat saat menggarap lahan padi ladang. Dimulai dari aktivitas Moenggai atau merintis/nebang pohon, motasu atau menugal, mosowi atau memanen, sampai humusa atau menumbuk padi.

“Tari ini merupakan tari tradisional khas Konawe. Kami ingin mengangkat dan memperkenalkannya kepada generasi muda saat ini. Dan ini adalah tari Modinggu pertama yang dipesembahkan secara kolosal di HUT Konawe,” terangnya.

Tari Modinggu yang bakal dipersembahkan kali ini terbilang cukup menarik. Salah satu atraksi yang ditunggu-tunggu adalah ketika para penari menganggkat nyiru (penapis beras, red) bertuliskan “Konawe Gemilang ke-59.”

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here