Pesan Kapolres Konawe di Acara MRSF: Selamatkan Kaum Milenial dari Lakalantas

Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar, bersama jajarannya dan ibu-ibu Bhayangkari saat berpose bersama di acara MRSF (foto: Mas Jaya / Tribunkonawe.com)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Kegiatan Milenial Road Safety Festival (MRSF) Konawe sukses menyedot 20 ribu massa di jalan perempatan pampu merah Unaaha, Minggu (17/3/2019). Acara yang digelar Satuan Lalulintas Kepolisian Resor (Satlantas-Polres) Konawe itu menyuguhkan beragam kegiatan.

Acara dibuka dengan penampilan para kaum milenial dari Drum Corps Gema Bahana SMAN 1 Unaaha. Lalu disusul dengan penampilan Tari Mondotambe anak milenial lainnya dari Sanggar Seni Konawe.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan senam Zumba. Acara makin semarak saat digelar lulo massal yang melibatkan khalayak ramai. Lulo kali ini terasa spesial karena menggunakan gong yang mengiringinya, sebagai Lulo tradisional dahulu.

Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar saat membawakan sambutannya di acara MRSF.

Acara semakin seru saat panitia mengungumkan puluhan pemilik nomor undian yang beruntung mendapatkan hadiah. Hadiah undian kali ini tak tanggung-tanggung. Ada lima buah motor, empat sepeda, kulkas, mesin cuci dan hadiah menarik lainnya.

Pengumuman undian diselingi dengan penampilan dua artis cantik ibu kota. Mereka adalah Sania Velova dan Winda Zaskia yang menghipnotis pengunjung MRSF dengan suara emas dan goyangannya.

Acara MRSF yang pertama kali digelar tersebut tak hanya dimeriahkan dua puluh ribuan warga. Tetapi juga, turut hadir orang-orang penting di ‘Tanah Kerinduan’yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Konawe.

Mereka adalah Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa dan Wakilnya Gusli Topan Sabara; Kajari Konawe, Jaja Raharja; yang mewaliki Ketua Pengadilan Unaaha; Sekda Konawe, Ferdinan; serta tuan rumah kegiatan, Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar beserta jajarannya.

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat ikut Molulo massal di acara MRSF.

Pada kesempatan itu, Akbar menyampaikan tujuan penyelenggaraan MRSF. Ia mengungkapkan, data dari Badan Kesehatan Dunia WHO menyebutkan, bahkan korban paling banyak meninggal dunia adalah Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas). Dan orang-orang yang mendominasi Lakalantas tersebut rata-rata berusia 17 sampai 35 tahun, yang dalam hal ini adalah generasi milenial.

“Makanya kegiatan ini merupakan momentum pengingat bagi kita untuk menyelamatkan generasi milenial dari kecelakaan lalulintas yang kerap terjadi. Dan saya bersyukur, yang hadir hari ini bukan saja dari kalangan milenilal, tapi banyak juga dari orang-orang tua kita. Ini adalah hal positif agar semua ikut mengetahui informasi yang ada di kegiatan ini. Sebab, pada dasarnya kecelakaan tidak mengenal usia, ” terangnya.

Pria dengan pangkat dua Melati di pundaknya itu juga mengingatkan, pada tanggal 17 April mendatang Indonesia bakal menghelat yang namanya Pemilihan Umum (Pemilu). Ia mengimbau, agar warga Konawe menjadi warga yang sadar diri akan hak demokrasinya.

“Makanya nanti mari kita sukseskan Pemilu dengan berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara,” tandas Akbar.

Kery dan salah seorang penyayi di acara MRSF saat menyapa warga di tempat kegiatan.

Kery dan Gusli juga turut menyampaikan sepatah dua patah kata dalam kegiatan tersebut. Keduanya sama-sama menaruh harapan yang cukup besar akan Pemilu yang damai di ‘Negeri Para Leluhur’ ini.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here