Polemik Karang Taruna Konawe Memanas, Dua Kubu Angkat Bicara

(kiri ke kanan) Ketua Karang Taruna Konawe masa bakti 2014-2019, Ujung Lasandara. Koordinator Daerah Karang Taruna Sultra, Marwan Khalik (foto: istimewa / tribunkonawe.com)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Polemik di tubuh Karang Taruna (KT) Kabupaten mulai Konawe memanas. Dua kubu kini angkat bicara di media massa.

Awalnya, Ketua KT Konawe dengan masa bakti 2014-2019, Ujung Lasandara berbicara di media. Namun penyataanya itu kini ditanggapi oleh Korordinator Daerah (Korda) KT Sultra untuk Konawe, Konut dan Konkep, Marwan Khalik.

Sebelumnya, Ujung bersama Wakil Ketua I KT Konawe, Sukri Tahir menampik jika kepengurusannya disebut vakum. Mereka bahkan cenderung tidak terima jika kemudian ada caretaker. Mereka juga menilai jika hasil Temu Karya Daerah (TKD) KT Konawe, Rabu (21/8/2019) itu cacat administrasi. Sehingga, pihaknya tetap akan melakukan TKD pada Oktober mendatang.

Terkait hal tersebut, Marwan pun menjawab. Pria yang juga ditunjuk sebagai caretaker KT Konawe itu mengungkapkan, berdasarkan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD-PRT) KT provinsi dapat menurunkan caretaker apabila apabila pengurus berjalan vakum dari aktivitasnya. Aktivitas organisasi yang dimaksud, yakni tidak dilaksanakannya pelantikan KT kabupaten, tidak pernah melaksanakan rapat kerja yang dihadiri KT provinsi, serta tidak adanya konsolidasi pembentukan KT tingkat kecamatan, desa/kelurahan.

“Pengangkatan caretaker dan TKD dilaksanakan untuk menyelamatkan roda organisasi,” tulis Marwan dalam rilisnya yang dikirim ke media ini, Minggu (25/8/2019).

Selain itu kata Marwan, berdasarkan amanah Rakerda provinsi tahun 2018, disampaikan kepada KT kabupaten/kota untuk segera melakukan konsolidasi KT kecamatan dan desa/kelurahan. Namun oleh KT Konawe tidak melakukan hal tersebut. Padahal bulan Oktober 2019, akan ada Bulan Bakti KT tingkat nasional di Bogor, Jawa Barat.

Marwan juga mengklarifikasi bahwa masa kepengurusan KT Konawe 2014-2019 berakhir pada 20 September 2019. Hal tersebut berbeda dengan yang dikatakan Ujung sebelumnya, yakni tanggal 29 Oktober 2019.

“Terkait rencana TKD Konawe yang akan dilaksanakan pasca tanggal 21 Agustus 2019, Karang Taruna provinsi tidak bertanggungjawab ataskegiatan tersebut,” pungkasnya.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here