Puspaga Terbentuk, DPPPA Konsel Optimis Bisa Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak

Foto bersama Pj Bupati Konsel Andi Tendri dalam acara launching program Puspaga di DPPPA Konsel.

TRIBUN KONAWE: ANDOOLO – Pj Bupati Konawe Selatan (Konsel), Andi Tendri bersama meluncurkan Pusat Pembalelajaran Keluarga (Puspaga) Mokoau, Selasa (20/4/2021). Program tersebut bertujuan untuk menekan tindak kekerasan yang marak terjadi terhadap perempuan dan anak.

Kegiatan tersebut merupakan program yang diluncurkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Konsel. Selain Pj Bupati Konsel, kegiatan itu turut dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Staf pemerintahan Konsel.

Pj Bupati Konsel, Andi Tendri saat membawakan sambutannya.

Andi Tendri mengungkapkan dalam sambutannya, sepanjang tahun 2020 ada 26 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dilaporkan kepada pihak berwajib. Jumlah itu masih belum dihitung terhadap kasus yang belum terlaporkan.

“Di Konsel sepanjang tahun 2020 ada 26 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dilaporkan,”ungkapnya.

Andi Tendri menjelaskan, untuk mewujudkan tujuan pembagunan daerah dibutuhkan kontribusi perempuan dan anak anak selaku penerus bangsa.

Sambutan Kepala DPPPA Konsel Yuliana.

Di tempat yang sama Kepala DPPPA Konsel, Yuliana, dalam sambutannya mengungkapkan, kata “Mokoau” dalam nama Puspaga Mokoau merupakan bahasa Tolaki yang artinya rindu. Hal itu merupakan bentuk rasa terimakasih kepada Pj Bupati Konsel, selalu memberikan semangat untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Ini merupakan bentuk apresiasi kami pada PJ Bupati Konsel yang selalu memberikan dorongan untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Konsel,” ungkapnya.

Yuliana menambahkan Puspaga merupakan sala satu program Pusat untuk meningkatkan kualitas keluarga dan perlindungan anak, sesuai mandat UU no 23 tahun 2014.

“Keberadaan Puspaga di Konsel sangat strategis untuk mengawal kekerasan perempuan dan anak. Puspaga juga merupakan wadah fasilitas layanan yang mempunya akuntabilitas, sumberdaya, infrastruktur dalam mengelola untuk meningkatkan kualitas hidup dan keluarga,” tandasnya.

Laporan: Perliyansa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here