Rencana Pembangunan Politeknik Industri, Luhut Utus Timnya ke Konawe

Suasana pertemuan Kemenko-Marves dengan Pemda Konawe.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko-Marves) RI kembali menindaklanjuti rencana pembangunan Politeknik Industri di Kabupaten Konawe. Menteri Luhut Binsar Pandjaitan pun langsung mengirim tim dari kementeriannya untuk menyambangi daerah tempat berdirinya mega industri PT VDNI dan OSS, Selasa (29/12/2021).

Rombongan dari Kemenko-Marves dipimpin langsung oleh Prof. Yohanes Surya, selaku Penasihat Khusus Menteri Bidang Informasi dan Teknologi. Kehadiran tetamu dari Jakarta tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan di ruang kerja Bupati Konawe.

Pertemuan pihak kementerian dan Pemda berlangsung terbuka. Prof Yohanes Surya mengungkapkan, hasil pertemuannya disepakati bahwa pembangunan Politeknik Industri bakal dilakukan pihak swasta, yakni oleh PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI). Perguruan tinggi tersebut nantinya akan berada di bawah payung yayasan bersama dari Pemprov Sultra dan Pemda Konawe.

“Gubernur dan Bupati Konawe bertindak sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Pembina di yayasan tersebut. Demikian, peran pemerintah akan sangat nyata dalam pembangunan Politeknik tersebut,” ujarnya.

Fisikawan ternama Indonesia itu berharap, masuknya pimpinan daerah dalam struktur di Politeknik tersebut bisa membuat sinergi antara kampus, perusahaan dan pemerintah.
Dengan demikian, bisa menyinkronkan program-program yang ada di Politeknik denga program pemerintah.

Yohanes juga menerangkan, politeknik yang akan dibangun itu nantinya berskala internasional. Mereka yang menempuh pendidikan di situ nantinya akan menjadi SDM yang siap pakai di perusahaan, khususnya VDNI dan OSS.

“Kita sangat berharap, warga lokal kita bisa berdaya saing dengan hadirnya politeknik ini,” harapnya lagi.

Terkait kondisi ekonomi Konawe saat ini, Yohanes juga mengungkapkan, berdasarkan pengamatan kementeriannya, investasi di Konawe tumbuh begitu subur. Sumber daya alamnya yang melimpah, didukung iklim investasi yang nyaman. Hal itu yang membuat banyak investor tertarik menanamkan modal di Konawe.

“Imbasnya, tentu pada tingkat pertumbuhan ekonomi di Konawe bisa menyentuh angka 9,20 persen pada tahun 2019 kemarin. Angka yang sangat baik dibanding dengan angka pertumbuhan ekonomi daerah lainnya,” pungkasnya.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here