Reses: Titin Nurbaya Saranani Dorong Pembentukan Desa Wisata di Amonggedo

Anggota DPRD Sultra, Titin Nurbaya Saranani saat menggelar reses di Kecamatan Amonggedo (foto: Mas Jaya)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Titin Nurbaya Saranani menggelar reses di aula Desa Ulu Benua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Senin (3/1/2020).

Reses diikuti masyarakat dari dua desa, yakni Desa Ulu Benua dan Desa Puasana. Turut Camat Amonggedo, Tam Sati Tam, para kepala desa, Kapolsek dan Danramil setempat.

Saat memberikan sambutan pembuka, Camat Amonggedo memberikan apresiasi kepala Titin karena sudah memilih Amonggedo sebagai tempat reses. Ia juga mengungkapkan, Desa Ulu Benua dan Puasana merupakan desa penyumbang suara terbanyak saat Titin maju di Pilcaleg Sultra beberapa bulan lalu.

“Tentu beliau (Titin, red) tidak lupa diri. Meskipun sibut, tetap menyempatkan diri untuk berkunjung dan sekaligus menggelar reses di wilayah kita ini,” ujarnya.

Tam Sati Tam juga sempat menyinggung terkait potensi wisata di Desa Ulu Benua dan Puasana. Menurutnya, di dua desa tersebut sangat potensial. Selain karena perkampungannya yang memiliki nuansa khas Bali, cukup banyak spot yang bisa dikembangkan jadi tempat wisata. Salah satunya bendungan Werahi.

Menanggapi hal tersebut, Titin tampak antusias. Terlebih karena pariwisata merupakan bagian dari tugasnya di Komisi IV DPRD Sultra.

Politisi PAN itu pun memberi dukungan. Ia berjanji siap memperjuangkan Desa Ulu Benua dan Desa Puasana untuk jadi desa wisata.

Menurut Ketua Tim Penggerak PKK Konawe itu, Konawe saat ini tengah mencanangkan program desa wisata. Tempatnya hingga kini belum ditentukan. Menurutnya, harus ada satu wilayah sebagai rujukan.

“Kalau memang Desa Ulu Benua dan Puasana cukup representatif, mengapa tidak,” kata Titin di hadapan warga.

Selain mendapat masukan tetang dwsa wisata, mantan anggota DPRD Konaae Kepulauan itu juga mendapatkan masukan bidang lain. Misalnya pertanian, yang mana masyarakat mengeluhkan ketersediaan pupuk dan air untuk sawah. Ada juga aspirasi tentang guru PAUD dan TK, serta guru-guru honorer.

“Kalau masukan yang tidak sesuai bidang saya di Komisi IV, nanti saya akan kasi tahu komisi yang membidangi untuk ikut bantu masyarakat di sini. Termasuk ke pak bupati,” jelas istri Bupati Konawe itu.

Saat mengakhiri reses, Titin turut memberikan sumbangan untuk kegiatan Prada Cup di dua desa tersebut. Titin juga minta diundang jika ada kegiatan keagamaan di desa yang juga dikenal sebagai desa Bali itu.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here