Resmikan Kampung Tangguh Antinarkoba, Kapolres Konawe Ajak Partisipasi Warga

Wabup Konawe bersama Kapolres bersama jajaran pejabat lainnya saat berpose dalam acara peresmian kampung tanggun antinarkoba di Kelurahan Tuoy.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Kepolisian Resor (Polres) Konawe menggagas pembentukan Kampung Tangguh Antinarkoba di Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha. Peresmiannya dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara (GTS), Kamis (8/7/2021).

Acara yang berlangsung di aula kelurahan itu juga dihadiri langsung Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso, Sekda Konawe, Ferdinan Sapan, sejumlah pejabat lainnya dan warga kelurahan Tuoy.

Kapolres Konawe, Wasis Santoso menuturkan, penyalahgunaan narkoba
banyak terjadi pada anak muda. Selama tahun ini, sudah ada 21 kasus. Pihaknya juga masih terus berupaya mengungkap kasus narkoba lainnya.

“Narkoba itu merusak generasi. Tujuan pembentukan kampung tangguh ini agar warga dan aparat bisa bersinergi melawan Narkoba,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara memberi apresiasi Polres yang telah menginisiasi terbentuknya kampung tangguh tersebut. Menurutnya hal itu adalah bagian dari proses pembentukan ketahanan masyarakat terhadap maraknya peredaran narkoba di bumi Konawe.

GTS mengajak masyarakat agar membantu tugas kepolisian memberantas peredaran narkoba di Konawe. Hal itu kata dia bisa dimulai dari lingkungan keluarga.

“Jika keluarga proaktif maka peredaran narkoba juga bisa dideteksi lebih dini,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Konawe itu juga membacakan komitmen bersama masyarakat dalam rangka pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan ikuti masyarakat yang hadir. Pertama, mengurangi dan menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kabupaten Konawe. Kedua, Mendukung dan menghargai seluruh usaha pemerintah, penegakan hukum kepolisian, TNI, kejaksaan, pengadilan dan tokoh agama, komponen masyarakat dan organisasi masyarakat dalam memerangi bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan segala akibat yang ditimbulkannya.

Ketiga, Mendukung dan mendorong penegakan hukum, lembaga instansi terkait tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas untuk melakukan pencegahan penanggulangan pemberantasan penyalahgunaan narkotika melalui program kampung tangguh anti narkotika di wilayah kabupaten Konawe. Keempat, Akan bertekad dan mendukung serta mewujudkan program program pemerintah dalam pengkaderan relawan dan pemuda anti narkoba untuk bersatu mengurangi penyalahgunaan narkotika.

Kelima, Mewujudkan wilayah kabupaten Konawe, hidup sehat tanpa narkoba. Keenam, Menciptakan generasi Indonesia hidup sehat, aktif, sportif dan inovatif serta berpartisipasi tanpa narkoba.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here