Seorang Bocah di Konawe Tewas Tertimpa Pintu Gudang, Dua Lainnya Luka

Salah seorang anak terluka parah dan harus dilarikan ke RS Konawe usai tertimpa pintu gudang yang terbuat dari besi plat.

TRIBUN KONAWE: WONGGEDUKU BARAT – Seorang bocah tewas usai tertimpa pintu besi sebuah gudang, Jumat (10/9/2021) sekira pukul 16.30 Wita. Peristiwa itu terjadi di Gudang SRG (Sistem Resi Gudang) milik Pemda Konawe yang terletak di Desa Baruga, Kecamatan Wonggeduku Barat.

Kejadiannya bermula ketika sekumpulan bocah bermain bola kaki di dalam gudang, sekira pukul 16.00 Wita. Gudang tersebut merupakan gudang terbengkalai yang seharusnya dipakai untuk menampung hasil panen.

Suasana di dalam gudang SRG, tampak pintunya telah terbanting.

Selanjutnya, empat orang bocah tampak memainkan pintu gudang dengan cara menarik dan mendorongnya. Mereka adalah Salma (10 tahun), Afan (8), Abil (8) dan Awal (10).

Tiga anak menaiki pintunya. Sedangkan satu lainnya, mendorongnya maju mundur bak kereta dorong. Naasnya, pintu besi itu terlepas dari gantungannya dan langsung menimpa 3 bocah, yakni Afan, Abil dan Awal.

“Melihat peristiwa itu salah seorang anak lainnya bernama Afdal, langsung memanggil sejumlah anak muda untuk mengangkat pintu besi yang terbanting,” jelas Kapolres Konawe, AKBP Wasis Susanto, SIK dalam press release-nya.

Lanjut Wasis, peristiwa itu membuat bocah Afan mengalami luka dan terkilir pada bagian pinggul sebelah kanan. Saat ini ia berada di rumah orang tuanya di Desa Baruga, Kecamatan Wonggeduku Barat.

Sementara, Abil mengalami patah tulang pada kaki kiri. Ia kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Konawe.

Suasana di rumah salah seorang korban tertimpa pintu gudang SRG.

Sedangkan Awal, tidak terselamatkan. Ia menghembuskan napas terakhir setelah kejadian. Diduga bagian kepalanya mengalami retak usai tertimpa pintu besi tersebut.

“Sehubungan dengan kejadian itu anggota kepolisian langsung melakukan olah TKP, mengecek kondisi korban, termasuk membawanya ke rumah sakit. Kami juga meminta VER dan memanggil penanggungjawab gudang SRG,” terangnya.

Mantan Kapolres Buton Utara itu juga mengimbau kepada para orang tua agar tetap senantiasa mengawasi anak-anaknya ketika bermain. Ia berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here