Serunya Kegiatan Dharma Wanita Rutan Unaaha: Istri Memancing, Suami Histeris

Suasana lomba mancing Dharma Wanita Persatuan Rutan Kelas II B Unaaha.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Dharma Wanita Persatuan Rumah Tahanan Kelas ll B Unaaha melaksanakan lomba antara ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan di kampung pemasyarakatan Rutan Unaaha, pada Rabu (24/2/2021).

Ibu-ibu Dharma Wanita Rutan Unaaha mulai berdatangan ke kampung pemasyarakatan Rutan Unaaha sekira pukul 15:00 WIT. Kedatangan mereka bukan untuk mencari anak atau suaminya. Melainkan hendak ikut kegiatan lomba Mancing Mania yang diselenggarakan Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Herianto dalam rangka arisan Rutin bulanan lembaga pemasyarakatan tersebut.

Kepala Rutan Kelas II Unaaha, Herianto saat menyaksikan lomba ibu-ibu dharma wanita

Kehebohan mulai terasa ketika ada peserta mancing mania yang mendapatkan tarikan kuat dari seekor Ikan Bawal. Ukuran ikan yang disebar pada Empang tersebut memang cukup besar sehingga banyak ibu ibu yang histeris saat menarik ikan.

Para suami tak tinggal diam. Sebagian dari mereka ikut gemas melihat istrinya memancing. Bahkan para suami pun turut andil membantu istrinya menarik pancingan mereka karena kail pancing mereka di sambar seekor Ikan yang lumayan besar.

Ketua Dharma wanita Rutan Kelas ll B Unaaha, Kasma Herianto mengatakan, ia inginkan suasana baru seperti lomba mancing ini dilakukan. Kata dia, arisan tidak mesti di dalam ruangan namun bisa juga di luar ruangan.

“Ini kita lakukan agar para istri juga tahu kalo suami mereka kerjanya membina narapidana seperti budidaya ikan ini,” ungkapnya.

Salah satu peserta mancing mania yang turut andil dalam kegiatan tersebut, Mila Kaimudin mengatakan, dirinya bersama keluarga sangat senang dan bahagia mengikuti lomba mancing ikan inj. Karena, menurutnya, kegiatan seperti ini jarang dilakukan. Bahkan, ia mengaku baru pertama kali mengikuti lomba mancing ikan.

“Senang rasanya bisa ikut mancing mania ini. Awalnya takut memasang umpan cacing pada ujung kail. Namun saat ada tarikan ikan rasanya senang dan bingung bagaimana cara nariknya. Ikannya besar, takut kalau kailnya patah. Tapi alhamdulillah bisa diangkat,” pungkasnya.

Sumber: Tri Hadi Putra, Rutan Kelas II B Unaaha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here