Sidak Tim Kemenkumham dan BNNP Sultra, Rutan Unaaha Bersih dari Narkoba

Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sultra bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra saat melakukan razia Narkoba di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas ll B Unaaha.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Sultra bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas ll B Unaaha, Senin (1/3/2021). Sidak tersebut dalam rangka merazia kepemilihan obat-obatan terlarang atau Narkoba oleh para penghuni Rutan.

Sidak diawali dengan menyisir blok atau kamar para tahanan. Selanjutnya, dilakukan tes urine kepada 51 warga binaan terpidana narkoba. Hasilnya, tidak satupun ditemukan barang harap tersebut. Bahkan hasil ter urine tidak menunjukan adanya nara pidana (Napi) yang positif mengkonsumsi Sabu-sabu.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Sultra, KH Muslim menuturkan, Sidak tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pihak Kemenkumham dan BNNP Sultra. Hal itu dilakukan sebagai upaya preventif peredaran narkoba di jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rutan.

“Tadi teman teman media sudah saksikan sendiri. Pertama, seluruh tim bersama BNNP melakukan pengecekan di setiap blok rehabilitasi dan terpidana narkoba. Kemudian kita langsung lakukan tes urin dan alhamdulillah tidak ada yang positif Barkoba,” ungkapnya.

Muslim menuturkan, kegiatan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopatnal) dilakukan untuk menanggapi isu kalau Narkoba dikendalikan dari dalam Lapas atau Rutan. Akan tetapi, kenyataannya tidak benar.

“Karna itu, kita datang lakukan sidak untuk membuktikan bahwa pemberitaan di media sosial tentang peredaran narkoba yang dikendalikan lapas dan rutan tidak betul,” tambahnya.

Muslim menegaskan, seluruh petugas pemasyarakatan agar tidak main-main dengan Narkoba. Sebab ada konsekuensi berat atas hal tersebut.

“Kalau ada pegawai yang bermain-main dengan narkoba sangsi berat menunggu. Bisa sampai pemecatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Tim BNNP Sultra Yuyun yang didampingi Ketua Tim BNNP, Ismail menjelaskan, kegiatan razia ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh BNNP Sultra bersama Divisi Pemasyarakatan Kanwil  Kemenkumham Sultra.

“Ada opini masyarakat bahkan ketika BNNP turun ke suatu tempat, kesannya tempat itu sedang terjadi peredaran Narkoba. Padahal tidak demikian. Ini adalah kegiatan rutin juga yang dalam rangka pencegahan,” tandasnya.

Laporan: redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here