Status ODP di Konawe Tersisa Empat

Jubir tim Covid-19 Konawe, dr. Dyah Nilasari, didampingi Kadis Kesehatan Konawe, drg. Mawar T dan Humas RS Konawe, Decky, saat memberikan keterangan pers beberapa waktu lalu.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Informasi tentang Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Konawe menunjukan tren yang baik per Senin (30/03/2020).

Juru bicara percepatan penanganan Covid-19 Konawe, dr. Dyah Nilasari saat memberikan keterangan pers, mengungkapkan, jumlah status orang tanpa gejala (OTG) di Konawe ada tiga. Mereka berasal dari kelurahan Tumpas, Kecamatan Unaaha.

Sementara yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) tersisa empat. Dua orang warga Kelurahan Ambekairi, Kecamatan Unaaha. Satu orang dari Desa Tanggobu, Kecamatan Lambuya. Satu orang lainnya, warga Kelurahan Kasumewuho, Kecamatan Wawotobi. Untuk yang terakhir ini, ia ditetapkan berstatus ODP per 28 Maret 2020. Ia baru saja balik dari salah satu daerah di Jawa.

Sebelumnya, jumlah ODP di Konawe sempat mencapai 70 per 28 Maret 2020. Sebanyak 49 orang merupakan TKA yang bekerja di industri smelter di Kecamatan Morosi.

“Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) satu orang. Dia merupakan warga dari Kecamatan Routa yang kini dirawat di rumah sakit Kota Kendari,” ujarnya.

Sementara untuk pasien yang dinyatakan positif ada dua orang. Mereka adalah warga Kelurahan Tumpas, Kecamatan Unaaha. Keduanya saat ini tengah dirawat di rumah sakit Bahteramas dan dalam kondisi yang stabil.

“Untuk dua pasien ini sudah dilakukan tes swab. Tes selanjutkan masih akan dilakukan untuk membuktikan keduanya masih positif atau sudah negatif dari Corona,” pungkasya.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here