Tergoda Janda Bercucu, Lurah Tuoy Tinggalkan Istri Muda

(foto kiri) Rustam, Lurah Tuoy. (foto kanan) Hadra Wary yang disebut sebagai selingkuhannya. Keduanya digrebek oleh Istri Rustam, Jumiatin beberapa malam lalu. Kasusnya kini masih ditangani di Polres Konawe.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Kisah cinta dan rumah tangga Rustam (51), Lurah Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe kini diujung tanduk. Itu terjadi gara-gara ia lebih memilih janda yang sudah bercucu, ketimbang istrinya yang masih muda.

Kasus ini mencuat saat sang istri, Jumiatin (36) mendapati informasi kalau suaminya akan menikah dengan wanita bernama Hadra Waty. Hadra merupakan janda yang sudah dua kali kawin cerai. Ia memiliki 4 anak dan dua cucu. Menurut Jumiatin, ia membuka usaha kantin di Rumah Sakit Kabupaten Konawe. Usaha itu pun katanya difasitasi oleh Rustam.

“Dia bilang ke teman-temannya yang di rumah sakit, katanya akan menikah dengan suami saya malam Minggu kemarin (16/11/2019),” ujarnya saat ditemui di rumah orang tuanya, Rabu (20/11/2019).

Mendapati informasi itu Jumiatin pun gusar. Terlebih sudah sebulan, suaminya sudah tidak lagi bersamanya di rumah. Informasi itu pun ia beritahu keluarganya.

Jumiatin, istri Rustam yang dinikahinya 27 Juli 2019 lalu.

Pada Rabu malam, sekira pukul 22.00 Wita, Jumiatin ditemani keluarga dan aparat kepolisian Polres Konawe pergi ke sebuah rumah yang ditumpangi Hadra. Ketika itu ia masuk lewat pintu samping.

“Yang buka pintu saat itu anak-anak. Mungkin cucunya,” katanya.

Saat ia masuk ke rumah, Jumiatin mendapati Hadra baru saja selesai mandi. Saat itu ia masih mengenakan handuk-handuk. Di rumah itu pun ia dapati juga suaminya.

Melihat keadaan tersebut, hati Jumiatin bergejolak. Emosinya tersulut. Langsung saja ia menjabak wanita yang dituduhnya sebagai pelakor itu.

“Awalnya saya ingin masuk baik-baik. Cuma ingin ambil suamiku saja. Tidak ada pikiran mau ribut,” tutur Jumiatin.

Saat situasi menanas, hati Jumiatin makin teriris saat melihat suaminya malah tidak memperdulikan dirinya. Ia malah terkesan membela Hadra.

“Jangan melawan mak, jangan melawan. Begitu dia bilang waktu saya sementara cekcok dengan selingkuhannya itu. Baru dia sudah panggil mak (mama, red) lagi,” tambahnya.

Singkat cerita, Rustam dan selingkuhanya bersama istrinya langsung ke Mapolres Konawe malam itu. Di sana hati, Jumiatin makin teriris ketika suaminya menjatuhkan talak kepadanya.

“Mulai malam ini, detik ini, saya jatuhkan talak kepada istri saya karena Allah. Talak itu dia katakan di depan polisi,” pungkasnya.

Sementara itu Rustam yang ditemui di kantor Lurah Tuoy, mengaku kalau ia memang telah sebulan tidak tinggal sama istrinya. Namun ia menampik jika kepergiannya itu adalah karena ia tinggal di rumah Hadra.

” Selama ini saya tinggal di rumau saudara,” ungkapnya.

Rustam mengungkapkan, kepergiannya dari rumah lantaran tidak senang dengan sikap istrinya yang kurang perhatian. Ia bahkan mengaku kurang mendapat nafkah batin selama bersama istrinya.

Terkait uangkapan talak, ia juga membenarkan hal tersebut. Ia mengungkapkan hal tersebut karena tidak ingin bersama istrinya lagi.

Sementara itu, terkait keberlanjutan proses hukum kasus tersebut di kepolisian, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Konawe, Bripka Nursuhada mengaku baru menerima dokumen laporan tersebut hari ini (20/11/2019).

“Besok, kita akan melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait,” tandasnya.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here