Tiga Kekuatan Konawe Gemilang dan Kebangkitan Tanah Sangia Inato

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara saat membawakan sambutan di malam ramah tamah HUT Konawe (foto: Mas Jaya / Tribunkonawe.com)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Malam ramah tamah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Konawe berlangsung meriah, Jumat (8/3/2019). Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara memanfaatkan momen tersebut untuk menosialisasikan program visi misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe di hadapan khalayak.

Gusli menuturkan, sejak lima bulan setelah dilantik, pihaknya sudah mulai bekerja ekstra untuk mengerjakan visi misi mereka. Ia bahkan memperkenalkan konsep kuantum kepada masyarakat dalam sistem kerja pasangan Kery-Gusli.

Mantan Ketua DPRD Konawe itu memaparkan, Konawe saat ini tertinggal 25 tahun dari daerah maju lainnya di Indonesia. Untuk mengejar ketertinggalan itu, kerja yang harus dilakukan adalah kerja kuantum.

Gusli Topan saat memberikan penghargaan kepada camat Wonggeduku, Asnadin.

Kerja kuantum yang dimaksud adalah bekerja setahun, sama seperti bekerjanya orang lima tahun. Sehingga, dalam satu periode kepemimpinan duo Matahari PAN yg selama lima tahun, Konawe sudah akan menyejajarkan diri dengan daerah maju lainnya di Indonesia.

Gusli menerangkan, ada tiga kekuatan besar untuk membangun Konawe dalam misi misi Kery-Gusli. Ketiganya, yakni pertanian, peternakan dan perikanan. Menurutnya, konsep pembangunan dituga sektor itu adalah konsep pembangunan yang telah lahir di zama dulu.

Ketua DPRD Konawe, H. Ardin saat memberikan selamat kepada para pemenang lomba di HUT Konawe.

“Mondau adalah bertani ladang secara tradisional. Walaka adalah mengembala ternak secara tradisional. Dan aepe adalah menambaik ikan darat secara tradisional. Ketiga kekuatan ini akan kita kembangkan dengan meniupkan roh modernisasi,” jelas Gusli.

Suami dari Cici Ita Ristianty itu mengungkapkan, secara nyata program itu nantinya akan tertuang dalam program sejuta ekor sapi, program sejuta ton gabah dan 1000 tambahk perikanan darat.

“Kita akan kembali membangkitkan kejayaan Konawe 500 tahun yang lalu di tanah Sangia Inato ini,” tegas Gusli.

Terakhir Gusli menerangkan bahwa hari Senin (11/3/2019) pihaknya akan meluncurkan tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas-Saber) Kemiskinan. Menurutnya, tim itu akan bekerja untuk mengentaskan 17.300 kepala keluarga (KK) miskin di Konawe.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here