Usai Dengar Aspirasi Warga, Gusli: Buat Proposal, Besok Saya Tunggu di Kantor

Wabup Konawe, Gusli Topan Sabara saat berdialog dengan warga (foto: Mas Jaya / tribunkonawe.com)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Pemerintahan Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara di Bumi Konawe terus melaju. Jelang setahun pemerintahan keduanya, satu persatu program unggulan mulai digeber.

Salah satunya adalah program sejuta sapi. Di mana, dalam program ini pemerintah akan memberi bantuan sapi kepada warga. Sasarannya adalah warga kurang mampu secara ekonomi.

Nah, siang tadi (18/9/2019), Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara turun menyerahkan bantuan bibit ikan air tawar di Desa Lahotutu, Kecamatan Wonggeduku Barat. Pada kesempatan itu, GTS membuka sesi dialog untuk mendengarkan langsung aspirasi warga.

Setelah mendengarkan berbagai uneg-uneg warga, GTS pun sampai pada kesimpulan. Bahwasanya, bertambak ikan saja tidak cukup untuk sejahtera. Harus ada kegiatan lain, seperti beternak sapi.

“Nanti di sini juga saya akan kasi bantuan sapi. Sapi Brahman yang beratnya satu ton. Satu KK (kepala keluarga, red) nanti dapat dua ekor. Silahkan buat proposalnya, besok saya tunggu di kantor,” terang Gusli disahut gembira warga yang hadir.

Gusli menerangkan, dalam program sejuta sapi pemerintah telah menyediakan sapi jenis Brahman. Beratnya bisa mencapai satu ton. Berbeda dengan sapi lokal yang hanya memiliki berat 70 kg.

“Kalau pelihara satu sapi Brahman, itu sama dengan pelihara empat belas sapi lokal. Kalau saya kasi dua ekor sama dengan pelihara dua puluh delapan ekor sapi lokal. Sekarang saya tanya, mana yang susah, pelihara dua ekor Brahman atau dua puluh delapan sapi lokal? Kan yang kita butuhkan ini jumlah dagingnya, bukan jumlah sapinya,” terang GTS kepada warga.

Kalau program itu sukses lanjut GTS, warga bisa berpenghasilan lebih dari Rp,3,7 juta per bulannya. Nominal Rp3,7 juta adalah acuan yang digunakan agar warga nantinya bisa menunaikan kewajiban membayar zakat mal sesuai yang diterangkan dalam hadis.

“Kalau sudah berhasil dan supaya harta kita berkah, ya kita bayar zakat mall. Nanti hasilnya juga akan kita pakai untuk membangun rumah ibadah. Insya Allah Masjid agung Konawe (Babussalam, red) akan kita ubah jadi Masjid Lakidende yang memiliki kubah emas. Itu nanti akan jadi masjid termegah di Sultra,” pungkasnya.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here