Usai ‘Menjajal’ Adik Tirinya dan Kabur, Rambo Akhirnya Dibekuk Polisi

Ilustrasi (int)

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Masih basah ingatan kita perihal dua pria yang menjadi buronan polisi akibat memaksa seorang gadis bawa umur melakukan hubungan intim, di Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Saat ini kejadian serupa kembali terjadi, di Kecamatan Asinua. Seorang pria bernama Rambo (nama samaran, red) tega menggauli adik tirinya. Parahnya, sang gadis masih dalam status anak di bawah umur (di bawah 18 tahun, red). Gilanya lagi, aksi yang dilakukan Rambo terhadap korbannya itu, dilakukan di depan adik dirinya yang lain (adik kandung korban, red) yang masih kanak-kanak.

Pelaporan terhadap kejadian tersebut dilakukan orang tua korban ke Mapolres Konawe pada Rabu, 16 Januari 2019). Tim dari Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Konawe pun dibentuk untuk memburu Rambo yang kabur usai melakukan perbuatan bejatnya.

Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar, melalui Kasat Reskrim Polres, Iptu Rachmat Zam Zam menuturkan, perburuan terhadap pelaku dilakukan pada Sabtu, 19 Januari 2019. Sekira pukul 18.45 Wita, Tim Khusus Satreskrim berhasil menciduk Rambo dalam persembunyiannya.

“Saat dibekuk, pelaku tidak banyak melawan. Ia pun tidak banyak berkelit terkait perbuatannya saat diinterogasi aparat kami,” jelas Rachmat yang memimpin langsung operasi.

Untuk pendalaman kasus tersebut, Rambo saat ini dijebloskan ke hotel prodeo di Mapolres. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 81 ayat (1) Junto pasal 76 D subsider pasal 82 ayat (1) jonto pasal 76 E subsider pasal 82 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 17 tahun 2016, tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU nomor 23 tahun tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi Undang Undang jonto pasal 65 ayat (1) KUHP. Ancaman hukumnya 15 tahun penjara.

Laporan: Mas Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here