Warga Konsel Ancam Blokade Jalan Poros Tinanggea-Andoolo Selama Satu Pekan

Selain memblokade jalan dengan material, warga juga memalang jalan dengan spanduk dan berjaga. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes agar jalan yang rusak parah segera diperbaiki.

TRIBUNKONAWE: ANDOOLO – Masyarakat dua desa di Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali turun melakukan aksi, Selasa (6/4/2021). Mereka kembali memblokade jalan sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan yang tak kunjung mendapat perhatian pemerintah provinsi (Pemprov).

Saat melakukan aksi blokade tampak massa aksi melakukan bakar dan membentangkan spanduk di badan jalan. Rencananya, aksi itu akan dilakukan hingga satu pekan kedepannya.

“Kami akan terus melakukan blokade sampai alat berat dari pemerintah turun untuk datang memperbaiki,” tegas Paisal Alfian saat berorasi di tengah jalan.

Hal Seneda diungkapkan, Ikram, Ketua Gerakan Mahasiswa Konsel Mengispirasi (GMKN). Ia menuturkan, blokade tidak akan dibuka sampai alat berat pemerintah diturunkan.

“Ini adalah gerakan hati, bukan kepentingan politik maupun kepentingan pribadi,” tuturnya.

Ikram juga menambahkan jalan penghubung antara Konsel dan Bombana itu telah lama mengalami kerusakan. Ketua Komisi III DPRD Sultra juga sudah pernah menjanjikan perbaikan. Akan tetapi, janji itu hingga kini belum ada realisasinya.

Laporan: Perliyansa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here